Padahal, ilmu ini sangat membantu dalam merangkai argumentasi secara sistematis dan menghindari kesalahan berpikir yang dapat menyesatkan.
Ilmu Mantik dan Perannya dalam Perdebatan Keagamaan
Dalam diskusi tersebut, Ustaz Nuruddin juga mengangkat pentingnya ilmu Mantik atau logika dalam merumuskan argumentasi yang kuat.
Menurutnya, ilmu ini memungkinkan seseorang menyampaikan pandangan secara runut dan menghindari kesalahan berpikir yang dapat memperkeruh diskusi.
"Jika seseorang memahami ilmu Mantik, maka ia dapat dengan mudah mengidentifikasi kekeliruan dalam suatu argumen. Misalnya, seseorang yang mengatakan bahwa tidak ada bukti keberadaan Tuhan hanya karena ia tidak melihatnya, jelas melanggar prinsip dasar logika," tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa logika dalam Islam tidak bertentangan dengan wahyu, justru menjadi alat bantu untuk memahami ajaran-ajaran agama secara lebih mendalam.
Sejak zaman klasik, para ulama telah menggunakan logika dalam memperkuat argumen mereka, baik dalam bidang teologi, fikih, maupun ilmu tafsir.
Implikasi Debat bagi Pemahaman Agama di Era Digital
Debat antara Ustaz Nuruddin dan profesor Amerika ini menjadi contoh bagaimana perbedaan perspektif dapat membuka ruang diskusi yang lebih luas, dengan pendekatan yang berbasis data dan rasionalitas.
Dalam era informasi saat ini, pemahaman yang mendalam terhadap konsep-konsep teologis menjadi kunci bagi umat Islam dalam mempertahankan keyakinannya dengan cara yang logis dan sistematis.
Perdebatan semacam ini juga menunjukkan bagaimana media digital telah menjadi wadah baru bagi diskusi keagamaan.
Banyak umat Islam yang tertarik untuk memahami lebih dalam konsep-konsep dasar teologi melalui platform seperti YouTube, yang memungkinkan akses terhadap kajian ilmiah dari berbagai perspektif.
"Di era digital ini, umat Islam harus lebih kritis dalam menyaring informasi, terutama dalam hal yang berkaitan dengan keyakinan. Jangan sampai hanya karena sebuah argumen terdengar meyakinkan, kita langsung menerimanya tanpa analisis yang mendalam," pungkasnya.
Sumber: Inilah
Artikel Terkait
Teman Kuliah Jokowi di UGM Bantah Ijazah Palsu: Mengada-ada dan Penggiringan Opini
Tukang Es Gabus Viral Bohongi Dedi Mulyadi Soal Rumah, Ini Fakta yang Terungkap
Ayah Biologis Ressa Rizky Rosano: Fakta, Spekulasi Adjie Pangestu & Teuku Ryan
Bappenas: Program Makan Bergizi (MBG) Lebih Mendesak Daripada Buka Lapangan Kerja, Ini Alasannya