Deddy Corbuzier Beri Hadiah Tempat Usaha untuk Penjual Es Gabus yang Difitnah
Figur publik Deddy Corbuzier menunjukkan kepedulian nyata terhadap nasib penjual es gabus yang sempat viral setelah difitnah oleh oknum aparat. Deddy berencana memberikan bantuan berupa tempat usaha untuk kakek yang bernama Sudrajat tersebut.
Bukti keseriusan niat baik Deddy Corbuzier ini adalah timnya yang saat ini aktif berusaha melacak keberadaan sang kakek. Tujuannya adalah agar bantuan tempat usaha untuk usaha es gabus tersebut dapat segera diserahkan.
Berdasarkan informasi yang diterima Deddy, penjual es gabus itu kini telah berada dalam perlindungan lembaga hukum. Oleh karena itu, proses pendampingan dan pemberian bantuan tidak dapat dilakukan secara sembarangan dan harus melalui jalur resmi yang berlaku.
Deddy Corbuzier menegaskan bahwa motivasinya sejak awal bukan untuk menjadikan sang kakek sebagai konten wawancara. Ia menyatakan keinginannya yang tulus untuk membantu dengan membangunkan tempat usaha yang layak, sehingga penjual es gabus viral itu dapat kembali berjualan dengan lebih baik.
Dalam pernyataannya, Deddy juga menyampaikan pesan keras kepada siapa pun yang memiliki kewenangan atau mengenakan seragam. Ia mengingatkan agar kekuasaan tidak disalahgunakan untuk menindas masyarakat kecil. Menurutnya, tindakan kekerasan terhadap warga, dalam kondisi apa pun, adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan.
Deddy menyayangkan tindakan oknum aparat yang berawal dari kecurigaan tidak berdasar bahwa es gabus tersebut terbuat dari spons. Ia menilai tindakan itu tidak manusiawi dan justru mencoreng nama institusi.
"Bro, cek dulu. Ya kan, dicek nih... Nah, baru lu samperin. Dan kalau lu samperin juga lu tangkap. Bukan dipukulin. Itu kakek-kakek, enggak bisa ngelawan. Aduh, badannya cungkring," ujar Deddy Corbuzier.
Deddy juga menyindir oknum dalam video viral yang dianggapnya hanya berani kepada rakyat kecil yang tidak berdaya. Ia membandingkan perawakan kakek penjual es yang ringkih dengan oknum tersebut, dan menyatakan bahwa nyali oknum mungkin akan berbeda jika yang dihadapi adalah orang yang sangar.
Harapannya, kasus penjual es gabus ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Deddy berpesan agar empati dan nilai-nilai kemanusiaan selalu diutamakan, khususnya dalam melindungi masyarakat yang lemah dan rentan.
Artikel Terkait
Isu Pemakzulan Prabowo-Gibran Menguat di Tengah Krisis Kepercayaan dan Ketahanan Pangan
200 Ribu Buruh dari Enam Provinsi Siap Padati Monas pada May Day 2026, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Anggota TNI AL Gebrak Ambulans yang Hendak Jemput Pasien Kritis di Surabaya, Minta Maaf Usai Viral
Anggaran Sepatu Sekolah Rp27,5 Miliar Dikritik, Mensos Buka Suara