Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto diduga menerima aliran uang korupsi pertamina. Saat PDIP berkuasa, Hasto diduga minta jatah uang dari Pertamina dengan alasan untuk operasional partai.
“Saya dapat kabar ada dugaan Hasto terima aliran uang korupsi Pertamina,” kata Aktivis Anti-Korupsi Lamongan Rinto Junaidi dalam pernyataan yang dikutip dari www.suaranasional.com, Kamis (27/3/2025).
Menurut Rinto, saat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai kader PDIP menjadi Komisaris Pertamina, Hasto memainkan peran penting terhadap perusahaan plat merah itu. “Kejagung juga akan memeriksa Ahok dalam kasus Pertamina,” paparnya.
Kata Rinto, Kejagung tidak perlu takut menetapkan tersangka jika sudah menemukan dua alat bukti atas keterlibatan Ahok dalam korupsi Pertamina. “Saat ini masyarakat berharap besar terhadap Kejagung dalam pemberantasan korupsi,” tegasnya.
Jika Hasto dinyatakan Kejagung terima uang korupsi Pertamina, kata Rinto menjadi pukulan besar bagi PDIP. “Partai bisa kehilangan kepercayaan publik, dan internalnya mungkin mengalami guncangan besar,” tegas Rinto.
Kasus korupsi Pertamina ini berpotensi menjadi salah satu skandal terbesar dalam sejarah BUMN Indonesia. “Jika tidak ditangani dengan transparan, maka ini bisa menjadi celah bagi aktor politik untuk saling menyerang, bukan hanya dalam konteks hukum tetapi juga dalam pertarungan kekuasaan,” pungkasnya.
Sumber: suaranasional
Foto: Rinto Junaidi (IST)
Artikel Terkait
Menkop Klarifikasi Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Kopdes adalah Kipas Industri Rp11,4 Juta per Unit
Benny Djannah, Tangan Kanan Hotman Paris Selama 20 Tahun, Dituduh Makelar Kasus oleh Putra Sang Pengacara
Putra Hotman Paris Kecam Ayahnya yang Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus, Sebut Pembelaan ke Rakyat Kecil Hanya Strategi Marketing
Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah tanpa Bayaran, Sebut Capaian Jampidsus Kembalikan Rp430 Triliun ke Negara