Ada tujuan politis di balik teror kepala babi dan bangkai tikus yang dialamatkan kepada Tempo beberapa waktu lalu.
Begitu pandangan Eksponen Mahasiswa 1998 Yogyakarta. Dia pun mengecam adanya tindakan teror tersebut.
"Kami mengecam keras rangkaian teror yang ditujukan kepada kantor media Tempo. Kebebasan pers dan kemerdekaan berpendapat dijamin konstitusi dan kita semua harus menghormatinya," ujar Haris Moti kepada wartawan, Senin 24 Maret 2025.
Hanya saja, Haris memandang ada tujuan politis dari peneror. Yakni memilih momentum pembahasan RUU TNI dengan sasaran Tempo.
"Tujuannya bisa jadi agar publik dengan gampang langsung mengasosiasikan atau bahkan menuduh Pemerintahan Prabowo dan pendukungnya sebagai dalang dan pelaku dari rangkaian teror tersebut," katanya.
Haris meyakini, rangkaian teror tersebut tidak dilakukan oleh jajaran pemerintahan Prabowo dan pendukungnya.
"Pemerintahan Prabowo justru dirugikan dengan munculnya persepsi negatif dan beragam kegaduhan akibat rangkaian teror tersebut," katanya.
Haris pun mendukung langkah hukum yang sedang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap pelaku.
"Pengungkapan harus sampai dalang dan motif dibalik rangkaian teror, menciptakan situasi gaduh, dan merekayasa persepsi negatif yang distempel ke pemerintahan Prabowo," pungkasnya.
Sumber: rmol
Foto: Teror paket berisi bangkai tikus di Kantor Tempo/Net
Artikel Terkait
Ketegangan di DPR: BPJS Kesehatan dan Anggota Komisi IX Bentrok Soal Penonaktifan Peserta PBI
Pemkot Denpasar Tanggung Biaya BPJS untuk 24 Ribu Warga Terdampak Kebijakan Pusat
Pemerintah Beri Masa Transisi 3 Bulan untuk 11 Juta Penerima BPJS yang Dinonaktifkan
Analisis: Dukungan Jokowi ke Prabowo-Gibran Dinilai Strategi Pertahankan Pengaruh Pasca-Kekuasaan