Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi berpeluang menantang Kaesang Pangarep dalam Pemilihan Raya PSI yang akan digelar akhir Mei 2025.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti mengatakan, apabila Jokowi berduel dengan anak bungsunya sendiri, Kaesang Pangarep yang masih menjabat ketua umum PSI, tentu akan menjadi kongres paling heboh di panggung perpolitikan Tanah Air.
"Pemilihan Raya PSI yang akan mempertemukan Jokowi dan Kaesang menjadi momen pemilihan paling asyik dilihat," kata Ray dikutip melalui video yang diunggah di akun media sosial pribadinya, Sabtu 17 Mei 2025.
Lantas siapa akan berhasil memperoleh kursi ketua umum PSI periode 2025-2030?
"Kita lihat saja akhir Mei 2025. Pasti asyik, bagaimana ayah dan anak akan bersaing," kata Ray.
Ray melihat Kaesang akan berupaya mempertahan jabatan ketua umum PSI yang belum lama diembannya.
"Sebab lazimnya di Indonesia ketua umum partai bisa menjabat lebih dari tiga periode," kata Ray.
Diketahui, Jokowi mengaku masih memperhitungkan peluang kemenangan jika mendaftar maju sebagai kandidat calon ketua umum PSI.
Jokowi mengaku tak ingin kalah jika telah memutuskan untuk memperebutkan kursi ketua umum PSI yang kini diduduki anak bungsunya, Kaesang Pangarep.
"Ya masih dalam kalkulasi. Jangan sampai kalau nanti misalnya saya ikut saya kalah," kata Jokowi kepada wartawan, Rabu 14 Mei 2025.
Sumber: rmol
Foto: Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep/Ist
Artikel Terkait
KPK Bantah Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Haji Yaqut Hanya Asumsi, Tegaskan Hasil Audit BPK
Vokalis Kangen Band Andika Jalani Perawatan Intensif di Rumah Sakit, Praz Teguh Gantikan Posisinya di Panggung The Sounds Project
Pemerintah Bidik Pajak Pemilik Rumah Lebih dari Satu Lewat Perluasan Basis Pajak di RAPBN 2027
Kritik Ahmad Baso ke PBNU: Pembinaan dan Pengembangan Jamiyah Dinilai Nol Besar