Popularitas Amran Sulaiman dinilai belum cukup mendongkrak Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di pemilihan umum (Pemilu) jika dicalonkan sebagai ketua umum.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti seiring kemunculan nama Menteri Pertanian jelang Muktamar PPP yang akan digelar akhir Agustus 2025 atau September 2025.
“Figur Pak Amran juga tidak terlalu menjual di pasar Pemilu. Dalam kultur politik Indonesia, popularitas pemimpin parpol sangat banyak membantu elektabilitas parpol," kata Ray Rangkuti dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 29 Mei 2025.
Ia menambahkan, Amran masih butuh waktu panjang untuk menjadi calon Ketua Umum PPP. Saat ini, bukan waktu yang tepat untuk bertarung memperebutkan takhta ketua umum partai yang berdiri sejak tahun 1973 ini.
“Masih ada kesempatan berikut bagi Pak Amran untuk didapuk sebagai caketum PPP,” tutupnya.
Sumber: rmol
Foto: Menteri Pertanian Amran Sulaiman/RMOL
Artikel Terkait
Menjual Barang Bekas yang Menumpuk: Hambatan Menulis Listing dan Solusi yang Mengubah Waktu 20 Menit Jadi 3 Menit
Dokter Tifa Bantah Lari dari Kasus Ijazah Jokowi, Siap Buktikan Temuannya di Sidang Praperadilan 12 Agustus
Pemerintah Tanggung Utang Rp240 Triliun Koperasi Desa Merah Putih, Cicilan Berjalan Enam Tahun
KKI Identifikasi 10 Tenaga Kesehatan Berkomentar Sinis ke Pasien BPJS, Terancam Sanksi Pencabutan STR