Mengenal Rantis Rimeung Brimob Diduga Lindas Driver Ojol, Punya Bobot 14 Ton

- Jumat, 29 Agustus 2025 | 03:50 WIB
Mengenal Rantis Rimeung Brimob Diduga Lindas Driver Ojol, Punya Bobot 14 Ton



PARADAPOS.COM - Kendaraan taktis (rantis) Rimueng diduga menjadi unit yang melindas driver ojek online (ojol) saat membubarkan massa demo di kawasan Pejompongan, Jakarta Barat, Kamis (28/8/2025). Ini memang menjadi salah satu unit yang diandalkan Korps Brimob Polri dalam menjaga keamanan dan pengendalian massa.

Seperti diketahui, insiden mengerikan terjadi saat pembubaran massa demo yang dilakukan anggota Brimob. Ketika mencoba membubarkan, terlihat dalam video yang beredar luas seorang driver ojol menyeberang jalan dan terhantam rantis Brimob.


Tubuh driver ojol tersebut langsung jatuh tepat di depan ban kanan bagian depan dan sempat terseret beberapa meter. Bukannya memundurkan kendaraan, rantis tersebut terus melaju dan melindas tubuh ojol tersebut.

Sebagai informasi, rantis Rimueng memiliki panjang sekitar 5,33 meter dengan bodi besar yang dirancang untuk membawa pasukan dalam jumlah banyak. Kendaraan ini mampu menampung 4 personel di dalam kabin, sementara di bagian kanan dan kiri terdapat footstep yang bisa digunakan untuk membawa hingga 8 personel tambahan. 


Salah satu keunggulan Rimueng terletak pada bodi full armor yang dirancang menahan serangan senjata ringan. Bobot tempur kendaraan ini berkisar 6,6 ton hingga 14 ton, tergantung konfigurasi proteksi yang digunakan. Tidak hanya bodinya, kaca depan dan samping juga telah menggunakan material anti peluru dengan standar NIJ Level 3.



Untuk mendukung mobilitas, Rimeung mengandalkan mesin diesel berkapasitas 3.200 cc. Rantis ini sanggup melaju hingga 100 km/jam di jalan perkotaan. Di medan ekstrem, Rimueng tetap tangguh dengan kemampuan menaklukkan tanjakan hingga 60 derajat dengan kecepatan stabil sekitar 60 km/jam.

Selain perlindungan lapis baja, Rimueng juga dilengkapi berbagai fitur taktis. Pada bagian atas terdapat mounting gun untuk senapan serbu serta sistem pelontar gas air mata kaliber 38 mm dengan kapasitas hingga 15 peluru otomatis. Fitur ini membuatnya sangat efektif digunakan dalam pengamanan demonstrasi, operasi anti huru-hara, maupun misi khusus Brimob

Sumber: inews 

Komentar