Pesohor Deddy Corbuzier secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya di masa lalu tentang kisruh pelaksanaan MBG, yang sempat menimbulkan kontroversi.
Momen langka ini terjadi dalam perbincangannya dengan Feri Amsari dalam program podcast miliknya, yang tayang di YouTube hari ini, Rabu, 1 Oktober 2025.
"Tapi, saya minta maaf," ujar Deddy dengan gestur tangan menangkup di depan dada.
Lelaki 48 tahun mengakui bahwa cara penyampaian kritiknya terkait kisruh pelaksanaan MBG kurang tepat.
Ia merasa, meskipun memiliki niat yang baik, tutur kata yang digunakannya saat itu keliru dan tidak pantas.
"Karena cara saya menyampaikan jelek dan salah," sambungnya.
Lebih lanjut, mantan mentalis ini menjelaskan bahwa reaksinya kala itu dipicu oleh emosi sesaat.
Ia merasa heran mengapa sebuah program yang bertujuan baik, justru menuai banyak protes dari masyarakat.
"Waktu itu saya emosi, karena saya mikir, 'Ini kenapa ya, udah dikasih makanan untuk anak-anak, tapi kenapa isinya protes," jelas Deddy Corbuzier.
Kini, ayah dua anak melakukan introspeksi dan menyebut tindakan saat itu adalah sebuah reaksi impulsif, bukan respons yang telah dipikirkan matang.
Ia sadar seharusnya bisa menyampaikan pandangannya dengan cara yang lebih baik dan bijaksana.
Deddy kini menegaskan bahwa permintaan maafnya tulus, karena menyadari kesalahannya dalam berkomunikasi.
Sumber: suara
Foto: Momen Deddy Corbuzier Terima Pangkat Letkol Tituler dari Prabowo (Instgaram/@mastercorbuzier)
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Ungkap Pertemuan Tertutup dengan Jokowi yang Berujung SP3
Tokoh Gerakan Rekat Indonesia, Eka Gumilar, Meninggal Dunia di Bogor
Jokowi Tegaskan Tolak Jabatan di Wantimpres, Pilih Tetap Tinggal di Solo
Mensos Sebut Pernyataan Wali Kota Denpasar Soal Penonaktifan PBI Menyesatkan