Detik-Detik Lurah di Medan Didorong Warga hingga Jatuh ke Parit, Videonya Viral
Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik Lurah Perintis, Kecamatan Medan Timur, Muhammad Fadli, didorong hingga jatuh ke dalam parit oleh seorang warga menjadi viral di media sosial. Insiden ini terjadi saat sang lurah sedang menjalankan tugasnya.
Kronologi Lurah Medan Didorong ke Parit
Peristiwa ini terjadi di Jalan Madupuro, Medan. Muhammad Fadli beserta tim kelurahan sedang melakukan pembongkaran terhadap polisi tidur ilegal yang terbuat dari ban bekas. Polisi tidur ini sebelumnya sering dikeluhkan oleh warga.
Dalam video yang beredar, terlihat Lurah Fadli mengenakan pakaian dinas sambil memegang linggis. Kemudian, seorang warga tampak melakukan protes dan berusaha menghalangi pekerjaan pembongkaran. Warga tersebut bahkan berusaha memasang kembali ban bekas yang telah dibongkar.
Suasana memanas ketika terjadi perdebatan dan perebutan ban bekas antara sang lurah dan warga. Dalam situasi yang tegang itu, terjadi dorongan yang menyebabkan Lurah Fadli kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke dalam parit di pinggir jalan.
Kondisi Lurah Pasca Insiden
Setelah kejadian, Fadli berhasil keluar dari parit dengan kondisi pakaian dinas yang kotor dan basah oleh air serta lumpur hitam. Dikutip dari narasi unggahan, insiden ini terjadi karena warga tidak terima ban karet yang melintang di jalan dibongkar.
Akibat insiden dorongan itu, Lurah Fadli dilaporkan mengalami pembengkakan pada tangannya. Ia telah menjalani pemeriksaan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk memastikan kondisinya.
Masalah Polisi Tidur Ilegal dan Aturan yang Berlaku
Kasus ini menyoroti kembali masalah polisi tidur ilegal di permukiman warga. Banyak warga yang memasang polisi tidur secara mandiri dengan tujuan mengurangi kecepatan kendaraan di sekitar rumah mereka.
Namun, polisi tidur buatan warga sering kali tidak memenuhi standar keamanan dan justru membahayakan pengguna jalan. Menurut peraturan Kementerian Perhubungan, pembuatan polisi tidur harus memenuhi syarat tertentu, seperti ketinggian maksimal 12 cm dan kemiringan tertentu, serta harus mendapatkan izin dari otoritas berwenang.
Pemasangan polisi tidur tanpa izin tidak hanya berpotensi menimbulkan bahaya, tetapi juga dapat merusak jalan dan memicu konflik di masyarakat, sebagaimana yang terjadi di Medan Timur ini.
Sumber artikel asli: https://sumut.suara.com/read/2025/10/14/102744/detik-detik-lurah-di-medan-didorong-warga-hingga-jatuh-ke-parit-videonya-viral?
Artikel Terkait
Kamelia Tegaskan Hubungan dengan Ammar Zoni Resmi Berakhir Sejak Maret 2026
Muhammadiyah Keluarkan Fatwa: Trading Kripto Diperbolehkan dengan Syarat Ketat
Anggota DPR Rieke Diah Pitaloka Curigai Upaya Pembungkaman Saksi Kunci Kasus Pembunuhan Mantan Ketua SP JICT
KPK Tetapkan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif sebagai Tersangka Baru