Ibu Kasir Alfamart Tewas Tragis: Heriyanto Bohong Curhat ke Dukun untuk Setubuhi Korban

- Rabu, 22 Oktober 2025 | 23:25 WIB
Ibu Kasir Alfamart Tewas Tragis: Heriyanto Bohong Curhat ke Dukun untuk Setubuhi Korban
Ibu Korban Pembunuhan Dina Oktaviani Bantah Pengakuan Pelaku Soal Curhat ke Dukun - Fakta Terbaru

Ibu Korban Pembunuhan Dina Oktaviani Bantah Pengakuan Pelaku Soal Curhat Asmara ke Dukun

Kasus pembunuhan terhadap karyawan minimarket, Dina Oktaviani (21), kembali mencuat setelah keluarga korban, khususnya sang ibu, akhirnya angkat bicara. Korban ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Citarum, Karawang, Jawa Barat, setelah sebelumnya dilaporkan hilang.

Pelaku yang telah ditangkap adalah Heriyanto (27), yang tak lain adalah rekan kerja sekaligus atasan korban di tempatnya bekerja. Namun, pengakuan pelaku mengenai motif di balik pembunuhan ini dibantah tegas oleh keluarga.

Bantahan Keras Ibu Korban atas Pengakuan Pelaku

Ibu korban, Yayah (53), secara terang-terangan membantah pengakuan Heriyanto yang menyebut bahwa putrinya sempat curhat mengenai masalah asmara dan meminta dicarikan orang pintar sebelum kejadian. Yayah menegaskan bahwa cerita tersebut hanyalah alasan yang dibuat-buat pelaku untuk menutupi niat jahatnya.

"Kalau anak habis putus iya, tapi kalau sampai minta dicarikan orang pintar itu bohong," ujar Yayah di kediamannya di Kecamatan Banyusari, Karawang. Ia justru mengungkap fakta lain yang lebih kredibel: pelaku meminjam uang dari anaknya sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.

Modus Pinjam Uang Rp 1,5 Juta yang Berujung Petaka

Menurut penuturan Yayah, Heriyanto memaksa Dina untuk mengantarkan uang pinjaman sebesar Rp 1,5 juta secara langsung ke rumahnya, padahal Dina sebenarnya berniat mentransfer uang tersebut.

"Si bangsat itu maksa minjam uang Rp1,5 juta diantar ke rumahnya. Anak saya sudah mau transfer," ucap Yayah dengan nada kesal. Ia meyakini bahwa permintaan mengantar uang tersebut hanyalah akal bulus pelaku untuk menjebak anaknya hingga berujung pada kematian yang tragis.

Tuntutan Keadilan dari Keluarga Korban

Yayah dengan tegas meminta agar pelaku dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya. Ia menilai pembunuhan terhadap anaknya telah direncanakan dengan sengaja.

"Ini sudah direncanakan, saya mau dihukum seberat-beratnya kalau bisa mah gantinya nyawa dia lagi," tegasnya.

Kronologi Penangkapan dan Pengakuan Pelaku

Sebelumnya, polisi berhasil menangkap Heriyanto di tempat kerjanya di minimarket Rest Area KM 72A ruas Tol Cipularang pada Rabu (8/10/2025). Berdasarkan penyelidikan, pelaku mengaku bahwa awalnya korban memintanya mencarikan orang pintar untuk melupakan mantan pacar.

Pelaku kemudian mengundang korban ke rumahnya di Purwakarta. Namun, di tempat itu, niatnya berubah. Pelaku mengaku gelap mata melihat perhiasan korban, lalu mencekik Dina hingga tewas, melakukan tindakan tidak senonoh, dan merampas barang-barang milik korban termasuk perhiasan, dua ponsel, dan sepeda motor. Jasad korban kemudian dibuang ke sungai.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dan karena lokasi kejadian di Purwakarta, proses hukum lebih lanjut dilimpahkan ke Polres Purwakarta.

Sumber: https://telisik.id/news/cerita-pilu-ibu-kasir-alfamart-dina-oktaviani-tewas-disetubuhi-atasan-sebut-heriyanto-bohong-curhat-asmara-ke-dukun

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar