Karena tidak mau pasrah dengan diagnosis pertama, Razman memutuskan untuk terbang ke Penang, Malaysia, untuk mencari second opinion. Hasil pemeriksaan di sana ternyata sangat berbeda dan melegakan hatinya.
"Dokter Penang mengatakan bahwa not stroke," tegas Razman.
Meski bukan stroke, dokter di Penang menemukan adanya masalah lain pada pembuluh darah otaknya. Ditemukan sedikit bercak di pembuluh otak yang sudah menahun. Kondisi ini diperparah dengan gejala lain yang ia rasakan saat itu.
"Ada sedikit bercak di pembuluh otak saya yang sudah menahun. Karena saya sudah muntah, mual, oksigen tidak stabil, di sana juga saya muntah, dan hoyong, sempoyongan," tuturnya.
Proses Pemulihan dan Terapi dengan Dokter Terawan
Perjalanan medis Razman berlanjut ke Medan. Untuk mempercepat pemulihan, ia secara khusus menemui mantan Menteri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto, untuk menjalani terapi.
Ia menuturkan proses pengobatannya di Royal Prima Medan, "Di Royal Prima Medan, saya ditangani dokter Terawan langsung. Diberikan suntik imunoterapi. Imunoterapi dan alhamdulillah mulai membaik. Ya sudah, saya sampai kemari," pungkas Razman yang kini kondisinya telah berangsur pulih.
Artikel Terkait
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Kondisi Terkini
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt ke Perminas
Hotman Paris Bantu Kasus Es Gabus Suderajat: Perempuan Pemicu Viral Dicari Netizen
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Klarifikasi Resmi dan Kronologi Lengkap