Pergeseran Kekuasaan di Gerindra: Dari Dasco ke Sjafrie, Babak Baru Politik Prabowo

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 04:50 WIB
Pergeseran Kekuasaan di Gerindra: Dari Dasco ke Sjafrie, Babak Baru Politik Prabowo

Pergeseran Kekuasaan di Gerindra: Dari Dasco ke Sjafrie Sjamsoeddin

Analisis mendalam tentang transformasi politik di internal Partai Gerindra menunjukkan pergeseran signifikan dalam struktur kekuasaan sekitar Prabowo Subianto. Perubahan ini mengindikasikan evolusi strategis dari pendekatan politik sipil menuju model komando militer.

Munculnya Sjafrie Sjamsoeddin di Panggung Politik

Sampul Tempo edisi 26 Oktober 2025 dengan tajuk "Panggung Politik Sjafrie" menjadi simbol kebangkitan kembali Sjafrie Sjamsoeddin dalam orbit politik Prabowo Subianto. Ilustrasi yang menampilkan Sjafrie menuangkan minuman untuk figur tak dikenal dengan jas berwarna partai politik mengisyaratkan peran barunya sebagai penjaga akses menuju pusat kekuasaan.

Transformasi Struktur Internal Gerindra

Selama ini, Sufmi Dasco Ahmad dikenal sebagai tokoh kunci dalam lingkar sipil Gerindra. Namun, beberapa perkembangan terkini menunjukkan perubahan pola kepercayaan di sekitar Prabowo:

  • Penunjukan Sjafrie sebagai Plt Menko Polhukam menggantikan Budi Gunawan
  • Penggantian Ahmad Muzani oleh Sugiono sebagai Sekjen Gerindra
  • Konsolidasi kekuasaan yang lebih tertutup dan terstruktur

Pergeseran dari Politik Sipil ke Militer

Perubahan dalam tubuh Gerindra mengindikasikan transformasi fundamental dari partai populis menjadi entitas dengan disiplin militer. Beberapa tanda yang terlihat:

  • Pengutamaan loyalitas personal atas keseimbangan struktur
  • Pergantian negosiator dengan komandan
  • Penyempitan ruang dialog internal partai

Implikasi bagi Demokrasi Indonesia

Pergeseran kekuasaan dari Dasco ke Sjafrie memiliki implikasi signifikan bagi landscape politik Indonesia. Transformasi ini bisa dibaca sebagai:

  • Penguatan fondasi loyalitas di sekitar kepemimpinan Prabowo
  • Potensi penyempitan ruang demokrasi internal partai
  • Kembalinya pengaruh budaya militer dalam politik praktis

Perubahan dalam tubuh Gerindra ini mencerminkan evolusi politik Indonesia menuju model pemerintahan yang lebih sentralistik. Pergeseran dari politik negosiasi ke komando militer menandai babak baru dalam dinamika kekuasaan di tanah air, dengan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai simbol transformasi tersebut.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar