PARADAPOS.COM - Transisi dari mobil konvensional ke kendaraan listrik seringkali dianggap sebagai langkah besar, terutama bagi pengguna yang sudah lama terbiasa dengan mesin berbahan bakar minyak. Kekhawatiran akan jarak tempuh terbatas, infrastruktur pengisian daya, dan kompleksitas yang dirasakan menjadi hambatan psikologis yang umum. Menjawab tantangan ini, Wuling Motors menghadirkan New Air ev sebagai pintu masuk yang lebih mudah dan praktis ke dunia mobil listrik, khususnya untuk mobilitas perkotaan sehari-hari.
Solusi Entry Level untuk Mengatasi Keraguan
Posisi New Air ev dalam pasar memang sengaja ditargetkan di segmen entry level. Strategi ini ditujukan untuk menjangkau konsumen yang masih ragu atau ingin mencoba pengalaman berkendara listrik tanpa komitmen yang terlalu besar. Mobil ini dirancang dengan fokus pada kesederhanaan, kepraktisan, dan biaya operasional yang terjangkau.
Brian Gomgom, Senior Manager Brand Communication Wuling Motors, menjelaskan filosofi di balik kehadiran mobil ini. "Kendaraan ini praktis digunakan sehari-hari, bebas dari aturan ganjil genap, mudah diisi daya di rumah, serta didukung biaya kepemilikan yang terjangkau, sehingga cocok sebagai langkah awal menuju mobilitas listrik," tuturnya.
Kemudahan Penggunaan sebagai Nilai Utama
Alasan utama New Air ev cocok sebagai mobil listrik pertama terletak pada kemudahan pengoperasiannya. Dimensinya yang kompak memudahkan manuver di lalu lintas padat dan mencari tempat parkir, sementara desain eksteriornya yang aerodinamis memberikan kesan modern. Kabinnya tetap dapat mengakomodasi hingga empat penumpang, menjawab kebutuhan mobilitas keluarga kecil.
Di balik kemudahannya, Wuling tidak mengabaikan kelengkapan fitur. Pengemudi dapat menikmati kenyamanan seperti Rotary Gear Selection, Electric Parking Brake (EPB), dan Auto Vehicle Hold (AVH). Untuk konektivitas, tersedia sistem perintah suara dalam bahasa Indonesia (WIND) serta kendali melalui aplikasi MyWuling .
Keamanan dan Kepraktisan Pengisian Daya
Aspek keselamatan juga mendapat perhatian serius. New Air ev dibangun dengan rangka High Strength Steel, dilengkapi sistem pengereman ABS dan ESC, dual airbag, serta kamera dan sensor parkir belakang. Kombinasi ini memberikan rasa aman yang diperlukan, terutama bagi pengguna baru.
Kekhawatiran akan pengisian daya dijawab dengan kepraktisan pengisian di rumah. Dengan menggunakan convenient home charging, baterai mobil dapat diisi ulang menggunakan listrik rumah berdaya minimal 2.200 watt. Fitur ini menghilangkan ketergantungan awal terhadap stasiun pengisian umum, mengintegrasikan perawatan kendaraan ke dalam rutinitas harian di rumah.
Dari sisi efisiensi, New Air ev menawarkan konsumsi energi yang irit. Meski berfokus pada keandalan dan keamanan untuk penggunaan harian, performanya tetap memadai dan responsif. Dengan seluruh paket nilai ini, New Air ev hadir bukan sekadar sebagai produk, melainkan sebagai solusi untuk membangun kepercayaan diri konsumen dalam mengadopsi teknologi elektrifikasi secara bertahap dan tanpa kerumitan.
Artikel Terkait
Menteri Zulkifli Hasan Apresiasi Peran Polri dalam Penertiban Harga Gabah dan Program Makan Bergizi Gratis
BEI Beri Kelonggaran bagi Emiten Penuhi Aturan Free Float Minimum 15%
Pemantauan Hilal di Bantul Jadi Penentu Awal Ramadan 2026
Indeks Korupsi Indonesia Anjlok, Peringkat Global Merosot ke 109