MPR RI Salurkan 30.000 Paket Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

- Kamis, 12 Februari 2026 | 03:50 WIB
MPR RI Salurkan 30.000 Paket Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

PARADAPOS.COM - Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) menyalurkan bantuan langsung berupa 30.000 paket sembako dan perlengkapan ibadah kepada warga Aceh yang terdampak banjir dan longsor. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis di Aceh pada Selasa (10/2/2026), sebagai bentuk dukungan moril dan upaya memastikan pemulihan pascabencana yang melanda delapan kabupaten di provinsi tersebut.

Penyerahan Bantuan di Lokasi Bencana

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, memimpin langsung penyerahan bantuan di Aceh. Dalam kesempatan itu, ia didampingi oleh sejumlah pimpinan MPR lainnya. Kehadiran Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang juga menjabat Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, menegaskan komitmen pemerintah pusat. Dari pihak pemerintah daerah, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah beserta sejumlah bupati turut menyambut kedatangan rombongan.

Bantuan yang disalurkan terdiri dari bahan pokok seperti mi instan, minyak goreng, gula pasir, teh, dan biskuit. Data terbaru dari Pemprov Aceh per 9 Februari 2026 menunjukkan bahwa sekitar 69.000 warga masih harus tinggal di tempat pengungsian, menjadikan bantuan ini sangat krusial.

Dukungan Moril dan Pemantauan Pemulihan

Kunjungan kerja ini tidak hanya bertujuan menyalurkan bantuan fisik. Menurut Ahmad Muzani, agenda utama adalah memberikan penguatan psikologis kepada masyarakat yang telah berbulan-bulan menghadapi dampak bencana, sekaligus memantau perkembangan rehabilitasi di lapangan.

“Kami kunjungan ke sini untuk memberi penguatan dan dukungan moril kepada masyarakat Aceh yang terdampak dalam bencana akhir November, dan tentu saja ini adalah empati, simpati, dan dukungan luar biasa yang kami berikan kepada masyarakat Aceh,” jelas Muzani dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa selain memberikan bantuan, pihaknya bersama pemerintah juga menyerap aspirasi masyarakat. Hal ini terutama penting menyambut bulan Ramadan, di mana banyak warga terdampak masih dalam kondisi rentan.

Kemajuan Signifikan dalam Rekonstruksi

Dalam pertemuan dengan para pemangku kepentingan di Aceh, Muzani mendapat laporan mengenai perkembangan pemulihan. Ia menyampaikan bahwa proses rekonstruksi telah menunjukkan titik terang.

“Yang kedua, kami ingin mengecek kondisi langsung di Aceh. Tadi disampaikan oleh Wakil Gubernur Provinsi Aceh, Pak Fadhlullah, bahwa ada kemajuan yang signifikan, kemudian kemajuan itu sekarang sudah mulai dirasakan,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa upaya kolektif antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga legislatif mulai membuahkan hasil. Meski demikian, perjalanan menuju pemulihan total bagi puluhan ribu pengungsi masih memerlukan waktu dan perhatian berkelanjutan.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar