PARADAPOS.COM - Struktur kepelatihan Timnas Indonesia di bawah pelatih kepala John Herdman mulai menemui bentuknya. Dua asisten pelatih lokal, Nova Arianto dan Sofie Imam Faizal, dipastikan akan bergabung dalam staf pelatih untuk mendukung strategi pelatih asal Inggris tersebut dalam mempersiapkan tim Garuda.
Duet Asisten Lokal Dikonfirmasi
Pengumuman resmi mengenai penunjukan kedua asisten ini disampaikan oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji. Dalam penjelasannya, ia menegaskan peran penting yang akan diemban oleh kedua pelatih muda tersebut di tengah proses transisi kepelatihan tim nasional.
Sumardji mengungkapkan, "Juru taktik timnas U-20, Nova Arianto, akan menjadi tangan kanan John Herdman untuk sementara waktu."
Penunjukan Nova ini dinilai sebagai langkah logis mengingat pemahamannya yang mendalam terhadap pemain-pemain muda Indonesia, yang merupakan aset penting untuk regenerasi tim senior.
Pengalaman Luas Sofie Imam Faizal
Sementara itu, sosok Sofie Imam Faizal bukanlah nama baru di lingkungan kepelatihan nasional. Ia telah membangun reputasi yang solid selama beberapa tahun terakhir, khususnya di bidang yang krusial namun sering kurang mendapat sorotan: pelatihan fisik.
“Sejak akhir tahun lalu, ia dipercaya untuk membersamai Nova di timnas U-20,” jelas Sumardji mengenai peran terbaru Sofie.
Pengalamannya terbilang komprehensif, mencakup hampir semua level usia tim nasional. Sofie telah berkontribusi sebagai pelatih fisik untuk timnas U-17, U-20, U-23, hingga tim senior. Latar belakang ini memberinya perspektif unik tentang kebutuhan fisik dan perkembangan atletik pemain Indonesia dari usia dini hingga level profesional tertinggi.
Misi Menyatukan Visi
Kehadiran Nova Arianto dan Sofie Imam Faizal dalam skuad kepelatihan John Herdman bukan sekadar pengisian posisi. Duo ini diharapkan menjadi jembatan yang menghubungkan filosofi pelatih baru dengan realitas dan kultur sepak bola Indonesia. Mereka membawa pemahaman lapangan yang mendetail, yang sangat berharga bagi Herdman yang masih dalam tahap adaptasi.
Langkah ini juga mengisyaratkan kepercayaan federasi terhadap talenta kepelatihan dalam negeri. Dengan kolaborasi yang tepat, kombinasi antara pendekatan modern Herdman dan insight lokal dari kedua asistennya berpotensi menciptakan lingkungan latihan yang lebih terintegrasi dan efektif untuk memacu performa Timnas Indonesia di kancah internasional.
Artikel Terkait
Tragedi Miras Oplosan Tewaskan 9 Orang di Subang, Dua Tersangka Diamankan
Satgas Cartenz Duga KKB Pimpinan Elkius Kobak Dalang Penembakan Pilot Smart Air di Boven Digoel
Indonesia Siap Perkuat Fondasi untuk Pimpin Ekonomi Syariah Global
Pengadilan Tinggi Jakarta Kuatkan Vonis 1,5 Tahun Penjara untuk Eks Dirjen Anggaran Isa Rachmatarwata