PARADAPOS.COM - Pelatih Timnas Skotlandia, Steve Clarke, mendapatkan kabar baik jelang persiapan Piala Dunia 2026. Gelandang andalannya, Billy Gilmour, dikabarkan telah pulih dari cedera paha yang membuatnya absen hampir empat bulan. Pemain berusia 24 tahun yang kini membela Napoli di Serie A itu diharapkan segera kembali memperkuat lini tengah "Tartan Army" dalam laga uji coba penting pada Maret mendatang.
Napoli dan Skotlandia Tunggu Kepulangan Gilmour
Proses pemulihan Billy Gilmour tampaknya telah mencapai tahap akhir. Berdasarkan laporan media, gelandang itu berpeluang besar untuk kembali dimasukkan dalam skuad Napoli saat mereka menjamu AS Roma pada pertengahan Februari 2026. Kepulangannya ke lapangan hijau tentu menjadi angin segar, bukan hanya bagi klubnya, tetapi terutama bagi tim nasional.
Steve Clarke, yang dikenal sangat mengandalkan Gilmour sejak memberi kesempatan debut internasionalnya pada 2021, jelas membutuhkan pemain kunci ini dalam kondisi terbaik. Dengan jadwal uji coba melawan Jepang dan Pantai Gading di akhir Maret, setiap menit waktu pemulihan Gilmour sangat berharga untuk menyempurnakan taktik tim.
Pilar Penting di Lini Tengah Tartan Army
Nilai strategis Gilmour bagi Skotlandia tidak bisa diremehkan. Dia bukan sekadar pemain pengisi, melainkan pilar yang memahami betul dinamika permainan yang diinginkan Clarke. Pengalamannya bersama Scott McTominay di Napoli menambah dimensi lain, karena keduanya telah membangun chemistry yang bisa langsung diterapkan di tingkat timnas.
Perjalanan internasional Gilmour juga menunjukkan kontribusinya yang konsisten. Dia menjadi andalan dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 dan tampil di empat laga awal Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebelum cedera menghentikan langkahnya. Dengan 43 caps untuk Skotlandia, kehadirannya membawa pengaruh besar baik secara teknis maupun mental.
Target Utama: Piala Dunia 2026
Momen kepulangan Gilmour ini terjadi pada waktu yang krusial. Piala Dunia 2026 di Amerika Utara semakin dekat, dan Clarke dituntut untuk segera menyempurnakan formasi serta pola permainan timnya. Kehilangan pemain dengan visi dan kemampuan penguasaan bola seperti Gilmour dalam periode persiapan tentu akan menjadi pukulan berat.
Clarke sendiri tampaknya menyadari betul peran sentral gelandang muda ini. Dalam berbagai kesempatan, pelatih tersebut menunjukkan kepercayaannya pada bakat Gilmour. Kini, dengan kabar pemulihannya, harapan untuk membawa Skotlandia tampil solid di panggung dunia semakin nyata.
Dengan kondisi fisik yang kembali prima, Gilmour diharapkan dapat segera kembali mengatur ritme permainan Skotlandia dari lini tengah. Kepulangannya bukan sekadar penambahan jumlah pemain, melainkan pengembalian sebuah mesin penggerak yang vital bagi ambisi "Tartan Army" di kualifikasi dan persiapan menuju turnamen terbesar sepak bola dunia.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Hadiri Forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta
Suzuki Tawarkan Mobil Hybrid Rp250 Juta di IIMS 2026 untuk Pembeli Pertama Kali
Anggota DPR Serukan Transparansi dan Partisipasi Publik dalam Pembangunan Gardu Induk
Sopir Tangki Air Bersih Ditembak Saat Bertugas di Yahukimo