PARADAPOS.COM - Sebanyak 166 siswa kelas XI SMA Sukma Bangsa Pidie mengikuti kegiatan kunjungan industri dan sosial untuk melihat penerapan ilmu secara langsung. Mereka mengunjungi PT Solusi Bangun Andalas (SBA) untuk menyaksikan proses industri semen dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk memahami isu kesehatan mental. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026 ini dirancang sebagai pengalaman belajar kontekstual di luar ruang kelas.
Pertemuan Teori dengan Praktik di Dunia Nyata
Kunjungan ini bukan sekadar studi wisata biasa, melainkan sebuah desain pembelajaran yang sengaja menghubungkan kurikulum sekolah dengan realitas lapangan. Para siswa didampingi langsung oleh guru mata pelajaran terkait, seperti Kimia dan Sosiologi, untuk memastikan koneksi antara pengamatan dan materi pelajaran terjalin dengan baik.
Guru Kimia Sukma Bangsa Pidie, Evi Juliyanti, menjelaskan alasan di balik pemilihan kedua lokasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini dirancang agar siswa mendapatkan pengalaman langsung, baik dalam bidang industri maupun sosial-kesehatan. Mereka bisa melihat bagaimana teori yang dipelajari di kelas diterapkan di dunia nyata.
Menyelami Dunia Industri dan Profesionalisme
Di kompleks PT Solusi Bangun Andalas, para siswa mendapat gambaran utuh tentang skala operasi sebuah industri manufaktur. Mereka menerima pemaparan mendetail mulai dari proses produksi semen, manajemen operasional, hingga standar keselamatan kerja yang ketat. Antusiasme terlihat jelas ketika para siswa diajak berkeliling dan aktif mengajukan pertanyaan kepada para pemateri dari perusahaan.
Head of Media PT Solusi Bangun Andalas, Faraby Azwany, menyatakan bahwa kunjungan industri semacam ini merupakan agenda rutin perusahaan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan.
"Kegiatan ini merupakan perwujudan misi perusahaan untuk memberikan nilai tambah terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus representasi dari pilar CSR kami, yaitu pilar sosial," ujarnya.
Faraby menambahkan bahwa antusiasme dan kedisiplinan para siswa selama kunjungan menciptakan atmosfer belajar yang kondusif. Pengalaman tersebut pun meninggalkan kesan mendalam bagi peserta, seperti yang diungkapkan salah satu siswi, Syifa Kausarina Isma.
"Terima kasih kepada PT Solusi Bangun Andalas yang telah menerima kami. Semua materi yang disampaikan dapat kami serap dengan baik. Semoga ilmu ini bermanfaat untuk kami ke depannya," tutur Syifa.
Membuka Wawasan tentang Kesehatan Mental dan Empati Sosial
Bagian kedua kunjungan mengajak siswa ke wilayah pembelajaran yang berbeda namun tak kalah penting: Rumah Sakit Jiwa. Di sini, fokus pembelajaran bergeser dari teknis industri ke aspek psikologis dan sosial. Para siswa mendapatkan materi komprehensif mengenai kondisi kesehatan mental, pentingnya empati, serta cara menyikapi berbagai persoalan sosial dengan bijaksana.
Meski tidak dilakukan kunjungan langsung ke ruang perawatan pasien—kebijakan yang justru diapresiasi sebagai bentuk penghormatan terhadap privasi dan kondisi kesehatan—sesi diskusi berlangsung sangat interaktif. Rasa ingin tahu siswa terpancing oleh pemaparan dari tenaga profesional di RSJ.
Evi Juliyanti menegaskan bahwa pembatasan tersebut justru memberikan pembelajaran tersendiri.
"Justru dari penjelasan para pemateri, siswa mendapatkan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga kesehatan mental serta menghargai hak dan martabat setiap individu," jelasnya.
Membentuk Kepedulian dan Kedewasaan Berpikir
Melalui dua pengalaman yang kontras ini, para siswa tidak hanya menambah perbendaharaan pengetahuan akademis. Lebih dari itu, mereka diajak untuk mengembangkan kedewasaan berpikir, kepedulian sosial, serta gambaran yang lebih nyata tentang berbagai pilihan dan tanggung jawab di masa depan. Kegiatan semacam ini menunjukkan bahwa pendidikan yang efektif seringkali terjadi justru ketika siswa diajak melangkah keluar dari kelas, melihat, bertanya, dan merasakan langsung denyut nadi kehidupan profesional dan sosial di masyarakat.
Artikel Terkait
KAI Logistik Catat Volume Angkutan 1,1 Juta Ton di Awal 2026, Non-Batu Bara Menguat
Jaksa Agung Temukan Oknum Jaksa Gunakan Apartemen Sitaan Korupsi untuk Kepentingan Pribadi
Pidie Jaya Akhiri Status Tanggap Darurat, Masuki Masa Transisi 90 Hari
Jadwal Salat Jumat 13 Februari 2026 untuk Wilayah DKI Jakarta