PARADAPOS.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa proses seleksi calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih berlangsung dan belum memasuki tahap pengumuman. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13 Februari 2026). Menurutnya, meski sejumlah nama telah masuk, daftar final belum bisa diungkap ke publik karena masa pendaftaran masih terbuka.
Proses Seleksi Masih Berjalan
Dalam penjelasannya, Purbaya menggarisbawahi sifat proses yang masih dinamis. Ia menekankan bahwa tahapan seleksi untuk posisi strategis di lembaga pengawas jasa keuangan tersebut memerlukan kehati-hatian dan belum mencapai titik final. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa publik masih perlu menunggu untuk mengetahui siapa saja kandidat yang akan diperhitungkan.
“Sudah ada yang masuk tapi belum diumumin kan? Belum bisa diumumin kan masih masuk namanya,” tuturnya.
Asal-Usul Para Pendaftar
Menteri Keuangan juga memberikan gambaran awal mengenai latar belakang para pendaftar. Saat ditanya mengenai kemungkinan keterlibatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam proses seleksi ini, jawaban yang diberikan cukup tegas.
“Oh DPR tidak ada, belum," jelasnya.
Selanjutnya, pertanyaan juga menyoroti potensi pendaftaran dari internal pemerintahan, termasuk dari jajaran Kementerian Keuangan sendiri. Menanggapi hal ini, Purbaya terlihat menyampaikan informasi dengan sikap hati-hati.
“Yang dari Kemenkeu saya pikir juga tidak ada, apa Pak Suahasil (Wakil Menteri Keuangan) katanya ya?” ujarnya.
Belum Ada Laporan dari Internal Kemenkeu
Untuk memperjelas posisi tersebut, Purbaya menyatakan bahwa dirinya belum menerima laporan resmi terkait adanya pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan yang mendaftar. Ia juga mempertanyakan logika jika seorang yang terlibat dalam panitia seleksi justru menjadi peserta.
“Saya belum ada laporan. Tapi kalau ada laporan masuk pasti ada yang lapor saya atau Pak Suahasil lapor ke saya. Belum. Kan dia anggota Pansel, masak jadi pelamar?” lanjutnya.
Dengan demikian, situasi hingga saat ini menunjukkan bahwa proses masih dalam tahap pengumpulan dan verifikasi administrasi. Transparansi nama-nama calon baru akan dilakukan setelah seluruh tahapan pendaftaran dan penilaian awal dinyatakan selesai.
Artikel Terkait
IHSG Melonjak 3,49% ke Level 8.212, Meski Arus Modal Asing Masih Negatif
Gerakan Nasional KoperasiGO dan BSI Percepat Transformasi Digital Koperasi
Elche dan Osasuna Bermain Tanpa Gol, Posisi Klasemen Tak Berubah Signifikan
Arema Siapkan Balas Dendam, Semen Padang Berburu Poin Penyelamat