Putri Diduga Sembunyikan Jasad Mumi Ibu untuk Nikmati Pensiun

- Senin, 16 Februari 2026 | 21:25 WIB
Putri Diduga Sembunyikan Jasad Mumi Ibu untuk Nikmati Pensiun

PARADAPOS.COM - Seorang wanita berusia lebih dari 100 tahun ditemukan telah menjadi mumi di rumahnya sendiri di kota kecil Ruhmannsfelden, Bavaria, Jerman. Mayat tersebut diduga disembunyikan selama bertahun-tahun oleh putrinya yang berusia 82 tahun. Polisi tengah menyelidiki kemungkinan motif keuangan, yakni agar pensiun sang ibu tetap dapat ditarik.

Kunjungan Wali Kota yang Selalu Ditolak

Kasus ini mulai terungkap berkat ketekunan Wali Kota Ruhmannsfelden, Werner Troiber. Selama delapan tahun terakhir, Troiber secara rutin berusaha mengunjungi Sophie B.—yang lahir pada 1922—untuk menyampaikan ucapan selamat ulang tahun. Namun, upaya baiknya selalu berakhir dengan penolakan.

Setiap kali datang, ia hanya mendapati pintu rumah tertutup atau dihadang oleh putri wanita itu, Christa B., dengan berbagai alasan mengapa kunjungannya tidak dapat diterima.

Laporan ke Pihak Berwajib

Kecurigaan Wali Kota memuncak ketika Christa B. akhirnya menyatakan bahwa ibunya telah meninggal dunia dua tahun sebelumnya di Republik Ceko. Pernyataan yang dianggap tidak masuk akal ini mendorong Troiber untuk melaporkan kejadian tersebut kepada jaksa penuntut umum pada akhir tahun 2025.

Laporan itulah yang kemudian membuka penyelidikan polisi. Petugas kemudian mendatangi rumah tersebut dan menemukan kenyataan yang mengerikan: jasad Sophie B. sudah dalam kondisi termumifikasi.

Dugaan Motif Keuangan

Berdasarkan laporan awal dari surat kabar Bild, polisi menduga kuat adanya motif ekonomi di balik penyembunyian jenazah ini. Diduga, Christa B. sengaja menyembunyikan kematian ibunya agar dapat terus menerima dana pensiun bulanan Sophie B. yang nilainya mencapai sekitar 1.500 euro atau setara 1.780 dolar AS.

Werner Troiber mengonfirmasi dugaan tersebut dengan nada prihatin.

"Setiap kali berkunjung, saya mendapati pintu tertutup atau putri wanita tersebut, Christa B., memberikan alasan untuk tidak menerimanya," ungkapnya.

Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh kepolisian Jerman untuk mengungkap kronologi pasti kematian serta memastikan motif pelaku. Kasus langka ini menyisakan duka sekaligus kejutan bagi warga kota kecil yang tenang itu.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar