Kapolri Salurkan 22 Kontainer Sembako untuk Korban Banjir Bandang di Sumatra

- Senin, 16 Februari 2026 | 01:00 WIB
Kapolri Salurkan 22 Kontainer Sembako untuk Korban Banjir Bandang di Sumatra

PARADAPOS.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyalurkan 22 kontainer berisi sembako untuk membantu warga terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatra. Bantuan logistik ini dilepas secara resmi dari Polda Sumatra Utara, Senin (9/9), dan akan didistribusikan ke daerah-daerah yang masih berjuang memulihkan diri dari bencana.

Penyaluran Bantuan dari Titik Kumpul Polda Sumut

Rangkaian kontainer berisi ratusan paket kebutuhan pokok itu dilepaskan dari halaman belakang Polda Sumatra Utara. Upacara pelepasan tidak hanya dihadiri oleh pimpinan tertinggi Polri beserta jajarannya, tetapi juga oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto. Kehadiran berbagai pihak dalam momen tersebut menegaskan kolaborasi dalam penanganan pascabencana.

Rencananya, bantuan tersebut akan menjangkau wilayah-wilayah yang terdampak cukup parah, meliputi Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, serta diperluas hingga ke provinsi tetangga seperti Sumatra Barat dan Aceh.

Target Bantuan untuk Puluhan Ribu Jiwa

Kapolri menegaskan bahwa penyaluran ini dirancang untuk tepat sasaran, disesuaikan dengan kebutuhan riil korban di lapangan. Dengan muatan puluhan kontainer yang berisi aneka sembako, bantuan ini ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan dasar lebih dari 40.000 jiwa yang kehidupannya terganggu oleh bencana.

Inisiatif ini bukan sekadar bantuan logistik semata, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan institusi Polri untuk mendampingi masyarakat dalam masa pemulihan. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh warga di lokasi bencana.

Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, “Bentuk wujud kehadiran negara dan sesuai dengan apa yang menjadi perintah Bapak Presiden, kita akan terus melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan (dampak bencana) mulai dari menjaga agar distribusi bantuan logistik yang dibutuhkan terus berjalan.”

Komitmen Kehadiran Negara di Tengah Masyarakat

Langkah konkret penyaluran bantuan ini merefleksikan strategi penanganan bencana yang mengedepankan respons cepat dan berkelanjutan. Dengan memastikan distribusi logistik berjalan lancar, diharapkan beban masyarakat yang kehilangan akses terhadap kebutuhan pokok dapat sedikit terangkat.

Pemantauan di lapangan menjadi kunci berikutnya untuk memastikan bantuan sampai di tangan yang membutuhkan tepat waktu dan dalam kondisi baik. Upaya seperti ini, meski sering kali kurang mendapat sorotan, merupakan bagian vital dari proses pemulihan jangka panjang pasca-tragedi alam.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar