Burj Khalifa Tampilkan Light Show Kuda dan Naga untuk Rayakan Imlek 2024

- Selasa, 17 Februari 2026 | 04:25 WIB
Burj Khalifa Tampilkan Light Show Kuda dan Naga untuk Rayakan Imlek 2024

PARADAPOS.COM - Menyambut Tahun Baru Imlek, gedung pencakar langit tertinggi di dunia, Burj Khalifa di Dubai, mempersembahkan pertunjukan pencahayaan spektakuler di fasadnya. Pertunjukan ini menampilkan simbol-simbol budaya Tiongkok seperti kuda, naga, dan bunga peony, yang berpadu dengan ikon lokal pohon kurma, menciptakan sebuah perayaan visual yang memadukan dua tradisi.

Simbol Tahun Kuda dan Perpaduan Budaya

Pertunjukan yang memukau itu dibuka dengan visual seekor kuda yang berlari kencang, membelah gelapnya malam di sepanjang permukaan Burj Khalifa. Adegan pembuka ini secara khusus merujuk pada shio Kuda Kayu dalam penanggalan Imlek 2024, sekaligus menandai dimulainya rangkaian visual yang penuh makna.

Selain kuda, karakter budaya Tiongkok lain seperti naga penuh wibawa dan bunga persik yang elegan turut menghiasi menara. Yang menarik, visual bunga peony yang megah dan pohon kurma yang kokoh ditampilkan berdampingan. Kombinasi ini tidak sekadar indah dilihat, tetapi juga sarat pesan tentang harmoni dan penghormatan antara budaya Tiongkok dan Arab, dua peradaban besar yang bertemu di Dubai.

Lebih dari Sekadar Pertunjukan Cahaya

Pertunjukan light show di Burj Khalifa untuk perayaan Imlek telah menjadi tradisi tahunan yang dinantikan. Acara semacam ini kerap disorot oleh media internasional, menunjukkan bagaimana nilai-nilai budaya dapat dirayakan secara global melalui seni dan teknologi mutakhir. Kehadirannya bukan hanya sebagai hibasan cahaya, melainkan sebuah pernyataan diplomatik budaya yang powerful.

Mengamati dari rekaman yang beredar, detail grafis yang diproyeksikan terlihat sangat tajam dan hidup, mengubah struktur baja dan kaca Burj Khalifa menjadi sebuah kanvas raksasa. Pencapaian teknis semacam ini membutuhkan keahlian dan perencanaan yang matang dari para insinyur dan seniman di balik layar.

Dengan demikian, perayaan ini berhasil melampaui batas geografis, menyatukan penonton dari berbagai belahan dunia dalam kekaguman akan keindahan seni dan kekayaan warisan budaya yang dipertunjukkan.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar