Pengamat: Prabowo Santai Hadapi Manuver Politik Jokowi karena Paham Polanya

- Selasa, 17 Februari 2026 | 05:25 WIB
Pengamat: Prabowo Santai Hadapi Manuver Politik Jokowi karena Paham Polanya

PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto dinilai telah memahami pola dan dinamika politik yang kerap ditampilkan oleh pendahulunya, Joko Widodo (Jokowi). Pengamat politik menilai pemahaman ini yang membuat sikap Prabowo terlihat santai dalam menyikapi berbagai manuver politik terkini dari mantan atasannya tersebut, termasuk dalam isu revisi UU KPK dan dukungan politik untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pemahaman dari Pengalaman Langsung

Kedekatan dan pengalaman selama satu periode pemerintahan sebelumnya dianggap sebagai faktor kunci. Setelah berada dalam satu kabinet, Prabowo dipandang telah mempelajari secara langsung gaya kepemimpinan dan langkah-langkah politik Jokowi. Hal ini membuatnya tidak mudah terkejut atau bereaksi secara emosional terhadap berbagai perkembangan yang muncul.

Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, memberikan pandangannya. "Makanya Prabowo terlihat santai, bahkan cuek saja melihat manuver politik Jokowi, belakangan ini," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Selasa (17/2/2026).

Merespons Isu KPK dan Dukungan untuk PSI

Beberapa manuver yang dimaksud termasuk pernyataan Jokowi yang mendukung agar UU KPK dikembalikan seperti semula, sambil menyatakan dirinya tidak pernah mengusulkan atau menandatangani revisi yang berlaku. Langkah ini ditafsirkan oleh sebagian pengamat sebagai upaya mengambil jarak.

Erizal melihat hal ini sebagai sebuah pola. "Jokowi mulai cuci tangan," tuturnya.

Selain itu, perhatian juga tertuju pada upaya Jokowi yang gencar mendukung PSI, partai yang diusung putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka. Padahal, di awal periode, Jokowi-lah yang mendorong pasangan Prabowo-Gibran. Menariknya, respons dari kubu Prabowo terhadap dukungan ini terbilang minimalis.

"Tak satu pun manuver Jokowi itu yang ditanggapi Prabowo. Budi Arie Setiadi saja, Ketum Projo, lebih memilih Gerindra daripada PSI. Lalu, apa pula yang dikhawatirkan dari PSI?" lanjut Erizal mempertanyakan.

Perbedaan Agenda yang Mencolok

Perbedaan fokus kedua tokoh semakin terlihat jelas dalam agenda mereka baru-baru ini. Saat Prabowo menjalankan kunjungan kerja resmi ke Amerika Serikat untuk bertemu Presiden Donald Trump, Jokowi justru terlihat sibuk melakukan blusukan ke Tegal. Kegiatan blusukan tersebut secara terbuka dikaitkan dengan upaya menggalang dukungan untuk kader PSI di daerah tersebut, menunjukkan perbedaan prioritas politik yang sedang dijalani.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar