Pertamina Tingkatkan Pasokan BBM dan Elpiji 15% untuk Ramadan di Sulteng

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:25 WIB
Pertamina Tingkatkan Pasokan BBM dan Elpiji 15% untuk Ramadan di Sulteng

PARADAPOS.COM - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan tabung gas elpiji (LPG) hingga 15 persen selama bulan Ramadhan di wilayah Sulawesi Tengah. Langkah antisipatif ini diambil untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga dan memenuhi potensi peningkatan kebutuhan masyarakat selama bulan suci.

Komitmen Jaga Stok Energi Nasional

Peningkatan pasokan yang signifikan ini bukanlah langkah spontan, melainkan bagian dari perencanaan operasional yang matang. Pertamina secara proaktif mengamati pola konsumsi dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga dapat mengestimasi kebutuhan dengan lebih akurat. Dengan menambah stok di depot-depot dan titik distribusi, perusahaan bertujuan meminimalisir kemungkinan kelangkaan, terutama di daerah yang ramai dikunjungi atau memiliki aktivitas ekonomi yang meningkat selama Ramadan.

Okky Aditya Wibowo, Humas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud tanggung jawab perusahaan. "Langkah ini merupakan komitmen Pertamina dalam menjaga stok ketahanan energi nasional," jelasnya pada Sabtu (21/2). Pernyataan tersebut menegaskan bahwa antisipasi di level regional ini selaras dengan strategi ketahanan energi secara keseluruhan.

Antisipasi Kebutuhan di Sulawesi Tengah

Fokus penambahan pasokan di wilayah Sulawesi Tengah menunjukkan pemahaman akan dinamika lokal. Provinsi ini, dengan sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata yang aktif, diperkirakan akan mengalami peningkatan mobilitas dan kegiatan ekonomi. Peningkatan pasokan BBM untuk transportasi dan industri, serta LPG untuk kebutuhan rumah tangga memasak, diharapkan dapat menyokong kelancaran aktivitas masyarakat tanpa gangguan.

Operasi pengawasan dan pendistribusian juga biasanya diperketat dalam periode seperti ini. Tim lapangan akan memantau pergerakan stok secara real-time, memastikan distribusi merata hingga ke pelosok, dan menjaga kualitas produk yang sampai ke tangan konsumen. Pendekatan ini mencerminkan pengalaman dalam mengelola logistik energi skala besar di berbagai kondisi.

Dengan langkah-langkah konkret tersebut, diharapkan masyarakat Sulawesi Tengah dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang, tanpa kekhawatiran akan ketersediaan bahan bakar dan gas untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Ini sekaligus menjadi contoh bagaimana kesiapan logistik yang baik berperan penting dalam menjaga stabilitas dan kenyamanan masyarakat.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar