PARADAPOS.COM - Sebuah insiden kebakaran di permukiman padat penduduk Cianjur, Jawa Barat, menewaskan empat korban luka bakar dengan kondisi beragam. Peristiwa yang diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji di dapur ini terjadi di Gang Bakti, Kelurahan Sawah Gede, Kecamatan Cianjur. Satu korban dengan luka bakar parah mencapai 100 persen harus dirujuk ke rumah sakit di Bandung, sementara tiga korban lainnya mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur mencatat, keempat korban tiba dalam keadaan mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang berbeda. Korban bernama Rumanah (64) mengalami luka bakar paling kritis, mencapai 100 persen di sekujur tubuhnya. Kondisi tersebut memaksa pihak rumah sakit untuk merujuknya ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Humas RSUD Sayang Cianjur, Raya Sandi, menjelaskan rincian kondisi korban lainnya. "Empat korban kebakaran di Gang Bakti datang dalam kondisi luka bakar, terdiri atas satu orang luka bakar serius, dua orang lainnya luka bakar ringan, dan satu orang dirujuk ke RSHS Bandung karena mengalami luka bakar 100 persen," jelasnya.
Dua korban, yaitu Arom (70) dengan luka bakar 14 persen dan Yayat Junaedi (43), telah diperbolehkan pulang. Meski begitu, mereka tetap akan mendapatkan pemantauan dari tenaga medis puskesmas di wilayah tempat tinggalnya. Sementara itu, Ena Hasanah yang menderita luka bakar 27 persen masih harus menjalani perawatan inap di RSUD Sayang.
Tim medis terus memberikan perhatian penuh kepada korban yang masih dirawat. "Kami berharap korban yang masih dirawat dapat kembali pulih seperti semula, penanganan maksimal diberikan agar korban cepat pulih," tutur Raya Sandi menambahkan.
Kronologi dan Upaya Pemadaman
Kebakaran yang melanda rumah warga tersebut diduga kuat berasal dari kebocoran tabung gas elpiji di area dapur saat sedang digunakan untuk memasak. Laporan warga segera direspons oleh Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur.
Komandan Regu Damkar Cianjur, Iman Maulani, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung mengerahkan delapan personel dengan dua unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Upaya pemadaman yang dilakukan cukup intensif dan berhasil mengatasi kobaran api dalam waktu sekitar satu jam. "Empat orang mengalami luka bakar, satu orang di antaranya mengalami luka bakar 100 persen, sedangkan tiga orang lainnya tidak terlalu parah dan sudah mendapat pertolongan medis di RSUD Sayang Cianjur," ujarnya.
Langkah cepat petugas damkar berhasil mencegah api menjalar ke bangunan rumah lain di sekitarnya, sehingga potensi kerugian material yang lebih besar dapat dihindari. Insiden ini kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan dan perawatan tabung gas di rumah tangga, terutama di kawasan permukiman dengan jarak antar rumah yang relatif rapat.
Artikel Terkait
Polres Kepulauan Seribu Gelar Bakti Sosih Bersih-bersih Masjid Jelang Ramadan
Aktor Malaysia Ho Yuhang Cemburu pada Kreativitas dan Kegilaan Film Indonesia
Indonesia Resmi Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Tekankan Netralitas di Tengah Ketegangan Global
Badai Salju Noreaster Lumpuhkan Pantai Timur AS, Ribuan Penerbangan Dibatalkan