PARADAPOS.COM - Personel Polres Kepulauan Seribu bersama jajaran Polsek setempat menggelar aksi bersih-bersih masjid pada Senin (23/2/2026). Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari Program Bang Jasri yang dijalankan serentak di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya, sebagai upaya konkret kepolisian dalam menjaga kebersihan tempat ibadah dan membangun kedekatan dengan warga.
Bakti Sosial Jelang Ramadan
Di bawah terik matahari, puluhan personel polisi dengan semangat gotong royong menyapu, mengepel, dan membersihkan berbagai area masjid. Ruang utama salat, tempat wudhu, hingga halaman dan fasilitas umum lainnya dibersihkan secara menyeluruh. Aksi ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan langkah nyata untuk menciptakan lingkungan ibadah yang lebih bersih dan nyaman, terutama menyambut bulan Ramadan 1447 Hijriah yang akan datang.
Wujud Kehadiran Negara di Tengah Masyarakat
Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Argadija Putra, hadir langsung memantau kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa inisiatif ini menunjukkan peran Polri yang melampaui tugas pokok keamanan.
"Kegiatan bersih-bersih masjid ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat," ujarnya. Argadija menambahkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang bermanfaat langsung bagi warga.
Nuansa keakraban terlihat jelas selama aksi berlangsung, mencerminkan upaya institusi berseragam ini untuk menjalin hubungan yang lebih humanis dengan komunitas yang dilayaninya.
Memperkuat Sinergi Melalui Program Bang Jasri
Program Bhayangkara Jakarta Asri (Bang Jasri) menjadi kerangka besar dari kegiatan semacam ini. Menurut Kapolres, program ini dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk mempererat kolaborasi.
"Program Bang Jasri menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan kondusif, khususnya di wilayah Kepulauan Seribu," jelasnya.
Diharapkan, kegiatan yang sarat nilai sosial ini dapat menumbuhkan kedekatan emosional dan memperkuat tradisi gotong royong. Tujuannya, agar rumah ibadah tetap terpelihara kesucian dan kebersihannya, sehingga mendukung kekhusyukan umat dalam beribadah, khususnya di bulan suci yang penuh berkah.
Artikel Terkait
KI Pusat Perintahkan BKN Buka Hasil TWK 57 Eks Pegawai KPK
Korlantas Resmikan Gedung RTMC dan Serahkan Bantuan ETLE untuk Persiapan Mudik Lebaran 2026 di Jambi
Otoritas Percepat Sistem Perlindungan Terpadu untuk Selamatkan Pantura Jawa
Analisis Insantara Petakan 14 Nama Kuat Calon Pimpinan PBNU Jelang Muktamar ke-35