Bnetfit Transformasi Jadi National ICT Champion dengan Fokus Enam Pilar Digital

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 01:00 WIB
Bnetfit Transformasi Jadi National ICT Champion dengan Fokus Enam Pilar Digital

PARADAPOS.COM - PT Bnetfit secara resmi mengumumkan peta jalan strategisnya menuju 2026, dengan visi bertransformasi dari penyedia konektivitas menjadi "National ICT Champion". Pengumuman ini disampaikan dalam acara "Bnetfit Media Connect: Iftar Gathering 2026" di Jakarta, Jumat (27/2/2026), yang dihadiri oleh jajaran pimpinan perusahaan. Transformasi ini akan berfokus pada pembangunan ekosistem digital yang terukur, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia.

Visi dan Komitmen Baru di Bawah Kepemimpinan yang Diperkuat

Visi besar perusahaan diperkenalkan langsung oleh tiga pimpinan: Victor Irianto (Komisaris), Ade Tjendra (CEO), dan Galuh Kusumah (GM Business Development). Mereka menegaskan komitmen untuk melampaui peran tradisional sebagai penyedia internet. Perubahan struktur kepemimpinan, dengan Victor Irianto yang sebelumnya CEO kini menjadi Komisaris, menunjukkan fokus pada penguatan posisi strategis perusahaan dalam menghadapi dinamika digital.

Ade Tjendra, dalam paparannya, menekankan ambisi yang lebih luas. "Kami tidak hanya ingin menjadi penyedia internet. Kami ingin menjadi pilar bagi perkembangan dunia digital Indonesia. Melalui infrastruktur yang scalable, secure, dan reliable, kami membangun masa depan konektivitas dan ekosistem digital yang mampu menopang transformasi digital pemerintah, industri, hingga generasi masa depan," jelasnya.

Enam Pilar Fokus Strategis 2026

Untuk mewujudkan visi tersebut, Bnetfit akan mengembangkan enam pilar layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang saling terintegrasi. Fokusnya tidak lagi sekadar pada koneksi internet, tetapi membangun ekosistem digital yang komprehensif. Enam pilar itu meliputi Automation & AI, layanan Cloud, keamanan siber (Security), Data Center, Internet of Things (IoT), serta penguatan Konektivitas Regional, khususnya koridor Indonesia-Singapura dan ASEAN.

Victor Irianto memberikan konteks yang mendesak mengenai langkah strategis ini. "Sekarang ini transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Kami ingin memastikan Bnetfit berada di garis terdepan dalam membangun ekosistem teknologi digital yang mampu mendukung otomatisasi industri, misalnya mendukung adopsi AI dan pertumbuhan ekosistem cloud dan data center yang semakin masif. Indonesia harus terhubung kuat, bukan hanya secara nasional tetapi juga secara regional," ungkapnya.

Logo Baru sebagai Simbol Metamorfosis

Sebagai penanda dimulainya babak baru, Bnetfit secara resmi meluncurkan identitas visual terbaru. Logo baru yang terinspirasi dari huruf "B" itu dirancang dengan bentuk kurva menyerupai sayap kupu-kupu, melambangkan transformasi dan pertumbuhan. Elemen infinity line yang menyertainya merepresentasikan keberlanjutan layanan. Perpaduan warna biru dan hijau pada logo dimaknai sebagai representasi dari kepercayaan, stabilitas, serta komitmen pada kehidupan dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dukungan Teknologi Jaringan Mutakhir

Ambisi membangun ekosistem digital nasional ini ditopang oleh penerapan teknologi jaringan fiber optik mutakhir, yaitu Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM). Teknologi ini memungkinkan peningkatan kapasitas jaringan secara drastis—mendukung hingga lebih dari 96 channel dengan kecepatan hingga 800 Gbps per channel—tanpa perlu membangun infrastruktur fisik baru dari nol. Implementasi DWDM diharapkan dapat menyederhanakan infrastruktur, meningkatkan efisiensi operasional, dan pada akhirnya menghadirkan pengalaman internet yang superior bagi pelanggan.

Untuk konektivitas internasional, Bnetfit mengandalkan sistem kabel bawah laut SEA Cable Exchange-1 (SeaX-1) dan Super Sistem Batam-Singapura (SSBS) yang menghubungkan titik-titik strategis di Asia Tenggara. Sementara di dalam negeri, tulang punggung trafik data nasional akan didukung oleh sistem kabel laut BTI-1 yang membentang sekitar 4.500 km, dari Batam hingga Manado dengan berbagai percabangan.

Ekspansi dan Kolaborasi untuk Jangkauan Luas

Guna memperluas cakupan layanannya, Bnetfit juga menjalin kolaborasi open access dengan sejumlah operator jaringan. Kerja sama ini memungkinkan Bnetfit memanfaatkan jutaan homepass yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, sehingga layanan digital terintegrasinya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan bisnis.

Galuh Kusumah menegaskan bahwa ekspansi dan kolaborasi adalah bagian dari strategi jangka panjang. "Dimulai dari hadirnya Bnetfit di Jakarta, kami akan terus memperluas jaringan ke berbagai kota di seluruh Indonesia, menghadirkan layanan dan solusi digital yang scalable, aman, dan andal untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan masyarakat secara nasional," tuturnya.

Dengan identitas baru, struktur kepemimpinan yang diperkuat, peta jalan strategis yang jelas, serta dukungan teknologi dan kolaborasi, Bnetfit bertekad untuk menjadi pemain kunci dalam ekosistem digital nasional. Langkah transformasi ini menandai pergeseran fundamental dari penyedia konektivitas menjadi penyedia infrastruktur TIK dan digital nasional yang siap mengakselerasi masa depan digital Indonesia.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar