Waktu Buka Puasa di Jayapura 4 Maret 2026 Pukul 17.57 WIT

- Rabu, 04 Maret 2026 | 09:00 WIB
Waktu Buka Puasa di Jayapura 4 Maret 2026 Pukul 17.57 WIT

PARADAPOS.COM - Umat Muslim di Jayapura, Papua, dapat menjadikan pukul 17.57 WIT sebagai patokan waktu berbuka puasa pada Rabu, 4 Maret 2026 atau 14 Ramadan 1447 Hijriah. Informasi jadwal shalat Magrib ini, yang menjadi penanda dimulainya buka puasa, bersumber dari data resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI. Sementara itu, waktu shalat Isya untuk hari yang sama diperkirakan jatuh pada pukul 19.05 WIT.

Anjuran Menyegerakan Buka dan Sunnah Rasulullah

Momen berbuka puasa memang sangat dinanti setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Dalam tradisi keislaman, menyegerakan berbuka begitu waktu Magrib tiba merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan. Hal ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang menekankan pentingnya tradisi ini bagi kebaikan umat.

“Umatku masih dalam kebaikan selama mendahulukan berbuka,” jelas Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim.

Selain waktu, jenis makanan untuk membatalkan puasa juga mendapat perhatian khusus. Rasulullah SAW memberikan tuntunan bertahap: berbuka dengan kurma muda (ruthab) adalah yang utama. Jika tidak tersedia, dapat diganti dengan kurma biasa, dan jika itu pun tidak ada, maka air putih sudah cukup.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menguatkan hal ini, “Rasulullah SAW berbuka dengan ruthab (kurma muda) sebelum shalat. Bila tidak ada maka dengan kurma. Bila tidak ada maka dengan minum air,” ungkapnya merujuk pada riwayat Abu Daud, Hakim, dan Tirmidzi.

Jadwal dan Doa Penutup Ibadah Sehari

Berikut adalah ringkasan waktu penting untuk ibadah di Jayapura pada tanggal tersebut:

Magrib: 17.57 WIT
Isya: 19.05 WIT

Setelah menikmati hidangan pembuka, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa. Momen setelah berpuasa seharian penuh dianggap sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa. Terdapat beberapa versi doa yang diajarkan, salah satunya adalah:

Allahumma laka shumtu wabika aamantu wa ‘alaa rizqika afthartu dzhaba dhomau wabtallatil uruuqu watsabatal ajru insyaallah.

Doa ini bermakna, “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa hausku, telah basah kerongkonganku, dan telah tetap pahala, insya Allah.”

Versi lain yang juga dikenal lebih ringkas adalah:

Dzahaba dhomau wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.

“Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, dan telah tetap pahala, insya Allah,” terjemahnya, sebagaimana disebutkan dalam riwayat Abu Daud.

Dengan mengetahui jadwal yang akurat dan mengikuti tuntunan yang diajarkan, diharapkan umat Islam di Jayapura dapat menjalankan ibadah buka puasa dengan lebih khusyuk dan sempurna, sehingga menambah kekhusyuan ibadah Ramadan secara keseluruhan.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar