Utusan Khusus Presiden Serukan Dukungan Ulama untuk Agenda Strategis Pemerintah di Madura

- Rabu, 04 Maret 2026 | 21:25 WIB
Utusan Khusus Presiden Serukan Dukungan Ulama untuk Agenda Strategis Pemerintah di Madura

PARADAPOS.COM - Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, mengajak para ulama dan elemen masyarakat untuk mendukung program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ajakan ini disampaikan dalam Safari Ramadan yang digelar di Pondok Pesantren Al-Ibrohimy Galis, Bangkalan, Madura, Kamis (5/3/2026). Mardiono menilai sejumlah agenda prioritas pemerintah, mulai dari penanganan korupsi hingga ketahanan pangan dan energi, berpihak pada kepentingan rakyat.

Pesan Kenegaraan di Tengah Pesantren

Kunjungan kerja ke jantung salah satu basis pendidikan agama di Jawa Timur itu bukan sekadar silaturahmi biasa. Mardiono menegaskan, agenda Safari Ramadan yang diembannya merupakan sarana resmi untuk menyampaikan pesan-pesan kenegaraan. Topik yang dibahas mencakup dinamika politik global hingga berbagai persoalan dalam negeri yang sedang dihadapi.

“Safari Ramadhan ini saya lakukan sebagai utusan khusus presiden untuk menyampaikan pesan-pesan kenegaraan, baik terkait dinamika politik dunia maupun persoalan yang ada di dalam negeri,” jelasnya.

Ajakan Bersatu dan Modal Spiritual Bangsa

Dalam paparannya, Mardiono tidak hanya fokus pada program pembangunan. Ia secara khusus menyerukan pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah berbagai tantangan. Argumennya bertumpu pada kekuatan spiritual Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, yang dinilainya sebagai modal sosial yang sangat besar.

“Mari kita bergandeng tangan, kita bersatu. Termasuk para ulama bersama para umaro dan seluruh elemen bangsa, mari kita panjatkan doa agar tercipta perdamaian dunia,” ajak Mardiono dengan penuh semangat.

Respons Hangat dari Pimpinan Pesantren

Kehadiran utusan khusus presiden itu mendapat sambutan positif dari pengasuh pondok pesantren. KH Ibrohim Muchlis menyatakan apresiasinya dan melihat kunjungan tersebut sebagai penjelasan langsung yang berharga bagi komunitas pesantren mengenai kondisi negara.

“Alhamdulillah, kedatangan beliau menjadi penjelasan bagi kami. Mudah-mudahan dengan doa-doa kita, insyaallah Indonesia tetap aman dan tenteram, meskipun kondisi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja,” tutur Ibrohim.

Selain berdialog dengan para santri dan kiai, rangkaian kunjungan kerja Mardiono juga mencakup ziarah ke Makam Syaikhona Kholil Bangkalan, menyiratkan pendekatan yang menghormati kearifan dan tradisi lokal. Secara keseluruhan, agenda ini menegaskan fungsi pesantren bukan hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam merawat persatuan dan stabilitas nasional.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar