Mudik Gratis BUMN 2026 Targetkan Lebih dari 100.000 Pemudik

- Kamis, 05 Maret 2026 | 21:25 WIB
Mudik Gratis BUMN 2026 Targetkan Lebih dari 100.000 Pemudik

PARADAPOS.COM - Pemerintah kembali menggelar program Mudik Gratis BUMN untuk menyambut Idulfitri 1447 Hijriah, menargetkan lebih dari 100.000 pemudik. Program yang merupakan hasil sinergi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan perusahaan BUMN ini dikoordinasi oleh PT Jasa Raharja, dengan pemberangkatan serentak direncanakan pada 17 Maret 2026. Inisiatif ini bertujuan memfasilitasi perjalanan masyarakat ke kampung halaman dengan aman dan nyaman, sekaligus mengurangi kepadatan arus lalu lintas tahunan.

Komitmen Pelayanan dan Peningkatan Kuota

Penyelenggaraan mudik gratis tahun ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud komitmen negara dalam menyediakan pelayanan publik terintegrasi. PT Jasa Raharja, sebagai koordinator, mencatat peningkatan target peserta sebesar 11,41% dibanding realisasi tahun sebelumnya. Untuk menopang kenaikan kuota tersebut, disiapkan 23.500 kursi yang didukung penambahan armada dan perluasan titik keberangkatan ke berbagai pelosok Nusantara.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa perusahaannya membawa tanggung jawab yang melampaui urusan logistik. Ia menyatakan program ini merupakan bentuk nyata tanggung jawab sosial dan komitmen terhadap keselamatan masyarakat.

"Jasa Raharja tidak hanya menjalankan fungsi administratif semata, tetapi berperan sebagai integrator dari sistem pengelolaan database pemudik yang terintegrasi," jelasnya.

Inovasi Sistem untuk Akurasi dan Keamanan

Guna memastikan distribusi bantuan tepat sasaran, Jasa Raharja memperkenalkan inovasi sistem pendaftaran berbasis kebijakan Satu NIK Satu Kursi. Sistem ini mengkolaborasikan data lintas BUMN dengan database calon peserta di Kementerian Perhubungan, sebuah langkah strategis untuk mencegah pendaftaran ganda dan meningkatkan akurasi.

Di luar integritas data, aspek keselamatan perjalanan menjadi perhatian utama. Hal ini diwujudkan melalui pemeriksaan ketat terhadap kelayakan jalan seluruh armada serta kompetensi pengemudi bus yang bertugas. Proses verifikasi final dan pengambilan atribut mudik sendiri telah dilaksanakan pada 3 Maret 2026 lalu.

Antusiasme Masyarakat dan Harapan Ke Depan

Tingginya minat masyarakat terhadap program ini terlihat dari kuota nasional yang terpenuhi dalam waktu singkat. Bagi sebagian peserta, seperti Parsiatun, program ini telah menjadi bagian dari tradisi mudik tahunan sejak 2015.

“Sangat bermanfaat, soalnya kan kita mumpung gratis, biaya yang tadinya mau buat beli tiket akhirnya bisa bermanfaat ke keluarga di kampung,” tuturnya.

Dengan segala persiapan yang telah dijalankan, program Mudik Gratis BUMN 2026 diharapkan tidak hanya menjadi solusi transportasi, tetapi juga mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih tertib dan mengurangi beban logistik bagi jutaan keluarga yang merayakan kemenangan di kampung halaman.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar