Kemenag Tasikmalya Siapkan 35 Masjid Jadi Posko Layanan Pemudik Lebaran

- Senin, 09 Maret 2026 | 05:50 WIB
Kemenag Tasikmalya Siapkan 35 Masjid Jadi Posko Layanan Pemudik Lebaran

PARADAPOS.COM - Menjelang arus mudik Lebaran, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya menyiapkan 35 masjid di jalur strategis sebagai posko layanan bagi pemudik. Inisiatif ini bertujuan memberikan tempat istirahat yang nyaman serta fasilitas ibadah bagi masyarakat yang melintasi wilayah tersebut selama perjalanan pulang kampung.

Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah

Program posko ramah pemudik ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Kementerian Agama. Dari total 35 titik yang tersebar, sembilan di antaranya merupakan posko utama yang berkolaborasi langsung dengan instansi pemerintah. Lokasinya mencakup titik-titik vital di jalur mudik, seperti Ciawi, Kadipaten, Rajapolah, Salawu, Manonjaya, hingga Cipatujah.

Keberadaan posko ini tidak hanya sekadar menyediakan tempat salat yang bersih, tetapi juga diharapkan menjadi tempat berteduh sekaligus pusat informasi bagi para pelancong yang membutuhkan bantuan selama di perjalanan.

Bentuk Kepedulian Sosial

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Patoni, menekankan bahwa inisiatif ini lahir dari semangat gotong royong. Menurutnya, posko masjid merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat dalam menyambut saudara-saudaranya yang sedang dalam perjalanan.

“Di Kabupaten Tasikmalaya yang dijadikan posko mudik yang ramah dan nyaman ada tiga puluh lima titik, yang terbagi dua kategori. Ada yang merupakan kesadaran masyarakat dan ada juga yang berkolaborasi dengan Kementerian Agama,” jelas Ahmad Patoni, dikutip Senin, 9 Maret 2026.

Mengutamakan Kenyamanan Pemudik

Dengan fasilitas yang disediakan, para pemudik diharapkan dapat mengambil jeda sejenak dari kelelahan perjalanan. Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat silaturahmi, di mana pemudik dapat merasakan langsung keramahan dan pelayanan dari warga Tasikmalaya.

Persiapan semacam ini, yang mengedepankan aspek pelayanan dan keamanan, menjadi penting guna mengantisipasi puncak arus mudik dan memastikan perjalanan masyarakat berlangsung dengan lebih lancar serta bermakna.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar