KAI Commuter Proyeksikan Tiga Stasiun Ini Paling Padat Saat Lebaran 2026

- Rabu, 11 Maret 2026 | 17:50 WIB
KAI Commuter Proyeksikan Tiga Stasiun Ini Paling Padat Saat Lebaran 2026

PARADAPOS.COM - Operator kereta komuter Jabodetabek, KAI Commuter, memprediksi tiga stasiun utama akan mengalami puncak kepadatan penumpang selama libur Lebaran 2026 mendatang. Berdasarkan pola pergerakan tahun-tahun sebelumnya, lonjakan pengguna diproyeksikan terjadi di Stasiun Bogor, Rangkasbitung, dan Jakarta Kota, yang dikenal sebagai gerbang menuju sejumlah destinasi wisata favorit. Lonjakan ini diperkirakan baru akan terasa mulai hari kedua Lebaran (H 1), dengan keramaian biasanya dimulai sekitar pukul 10.00 pagi.

Analisis Pola Perjalanan Wisatawan

Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amandadi, menjelaskan bahwa proyeksi ini didasarkan pada data volume penumpang tahun sebelumnya. Pola pergerakan masyarakat yang memanfaatkan hari-hari setelah Idul Fitri untuk berwisata tampaknya akan kembali terulang.

“Jika melihat data volume penumpang tahun 2025, kami memperkirakan pola yang sama akan terjadi pada tahun ini. Stasiun yang cenderung padat adalah Bogor, Rangkasbitung, dan Jakarta Kota karena merupakan tujuan wisata,” jelas Karina dalam keterangannya di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

Ia menambahkan bahwa peningkatan mobilitas untuk tujuan wisata biasanya memang baru tampak signifikan setelah hari raya pertama berlalu.

“Biasanya mobilitas masyarakat untuk berwisata mulai meningkat sejak H 1 Lebaran,” ungkapnya.

Karina juga membeberkan pola waktu kunjungan yang khas di hari libur. Menurutnya, kepadatan di area stasiun tidak langsung terjadi di pagi hari, melainkan mengikuti ritme perjalanan wisatawan yang lebih santai.

“Karena ini periode liburan, kepadatan biasanya mulai terlihat setelah pukul 10 pagi, khususnya mulai hari kedua Lebaran,” tuturnya.

Langkah Antisipasi dan Pengaturan Arus

Menyikapi prediksi lonjakan ini, KAI Commuter telah menyiapkan sejumlah langkah operasional berdasarkan SOP angkutan Lebaran. Fokus utamanya adalah mengelola alur pergerakan penumpang di dalam stasiun untuk mencegah penumpukan yang dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan.

“Kami telah menyiapkan pengaturan flow penumpang. Jika terjadi antrean, tetap bisa diatasi secara optimal tanpa mengurangi aspek keselamatan maupun kenyamanan,” kata Karina menegaskan.

Peningkatan Kapasitas dan Jumlah Perjalanan

Untuk mendukung mobilitas selama periode puncak, KAI Commuter akan mengoperasikan total 1.149 perjalanan kereta setiap harinya. Cakupan layanan ini meliputi wilayah Jabodetabek, Merak, serta layanan khusus menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Secara keseluruhan, kapasitas angkut yang disediakan mencapai lebih dari 50 juta penumpang, atau mengalami peningkatan sekitar empat persen dibandingkan tahun lalu.

Dari jumlah tersebut, layanan Commuter Line Jabodetabek menyumbang 1.065 perjalanan harian dengan kapasitas mendekati 47,1 juta penumpang. Karina memperkirakan jumlah pengguna layanan ini selama Lebaran nanti akan mencapai sekitar 19 juta orang, tumbuh sekitar satu persen dari realisasi tahun sebelumnya.

Layanan Bandara dan Rute Merak Turut Dioptimalkan

Tidak hanya rute inti di Jabodetabek, layanan pendukung juga mendapat perhatian khusus. Layanan Commuter Line Basoetta (Bandara Soekarno-Hatta) akan dijalankan dengan 70 perjalanan harian, menyediakan kapasitas bagi lebih dari 415 ribu penumpang. Diperkirakan sekitar 146 ribu orang akan memanfaatkan layanan ini untuk keperluan mudik atau travel melalui bandara.

Dengan segala persiapan yang telah dijalankan, KAI Commuter berharap dapat memastikan mobilitas masyarakat berjalan lancar selama momen libur Lebaran, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan dan kenyamanan yang menjadi prioritas utama.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar