PARADAPOS.COM - Seorang pria di Batam, Kepulauan Riau, menyerahkan diri ke polisi setelah diduga membunuh mantan kekasihnya sesama jenis. Motif kejahatan yang terjadi pada Kamis (12/3) pagi itu diduga kuat karena kecemburuan, setelah pelaku melihat korban sedang berpelukan dengan pasangan barunya di dalam rumah. Insiden ini juga diwarnai dengan beredarnya video dari lokasi kejadian yang memperlihatkan suasana mencekam pasca-pembunuhan.
Rencana yang Tersusun dan Pemicu Emosi
Berdasarkan penjelasan kepolisian, aksi kekerasan ini bukanlah tindakan spontan semata. Tersangka berinisial MY (30) disebut telah mengikuti korban, AS (21), sejak pagi hari. Rencana awal untuk beraksi di sebuah minimarket pun batal karena tempat tersebut ramai. Namun, tekadnya tidak surut. Sekitar pukul 10.00 WIB, MY kembali mencari AS dan mempersenjatai diri dengan sebatang kayu berpaku serta sebuah batu besar sebelum menuju rumah pasangan baru korban, seorang pria berinisial AB, di Perumahan Family Dream, Nongsa.
Kedua korban saat itu diketahui sedang berkemas untuk pindah kos. Pintu rumah yang tidak terkunci memudahkan MY masuk dan bersembunyi. Dari persembunyiannya, ia menyaksikan adegan yang menjadi pemicu akhir.
"Tersangka keluar dari kamar lalu memukul kepala AB menggunakan kayu berpaku sebanyak satu kali hingga kayu tersebut patah," jelas Kapolresta Barelang, Kombes Anggoro Wicaksono.
Korban Melawan dan Aksi Penikaman
Serangan mendadak itu sempat dibalas oleh AS dan AB. Namun, perlawanan mereka tidak bertahan lama. Saat AB mulai oleng akibat pukulan, MY langsung beralih target. Dengan pisau dapur yang telah disiapkannya, ia menyerang mantan kekasihnya itu.
"Tersangka kemudian menuju rumah milik seorang pria berinisial AB yang berada di Perumahan Family Dream. Saat itu korban AS dan AB diketahui sedang berkemas untuk pindah kos," ungkap Anggoro lebih lanjut.
AB yang terluka parah sempat berusaha keluar rumah untuk meminta pertolongan warga. Sayangnya, upaya itu tidak menyelamatkan nyawanya. Sementara itu, AS ditemukan tewas di dalam kamar.
Video Viral dan Penyerahan Diri Pelaku
Duka insiden ini semakin menyebar setelah sebuah video dari TKP viral di media sosial. Rekaman yang beredar itu memperlihatkan AB dalam kondisi berlumuran darah sedang menelepon di depan rumah, sementara di dalam, AS telah tergeletak tak bernyawa. Suasana mencekam itu menggambarkan betapa brutalnya kejadian yang berlangsung.
Setelah melakukan pembunuhan, MY tidak melarikan diri. Ia justru mengambil langkah untuk menyerahkan diri secara langsung ke Polresta Barelang. Tindakannya yang terencana, mulai dari penguntitan, persiapan senjata, hingga penyerahan diri, kini menjadi fokus penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap keseluruhan kronologi dan motif di balik tragedi ini.
Artikel Terkait
KCIC Tambah Frekuensi Kereta Whoosh Jadi 62 Perjalanan Per Hari Sambut Mudik Lebaran 2026
Harga Emas Antam Turun Rp 45.000 per Gram, Harga Buyback Ikut Koreksi
Pemerintah Genjot Perbaikan Jalan Tol dan Arteri untuk Antisipasi Mudik Lebaran 2026
Wakil Ketua DPR Saan Mustopa Ingatkan Kepala Daerah Soal Amanah Usai Rentetan OTT KPK