TransJabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta Resmi Beroperasi, Tarif Promosi Rp3.500

- Kamis, 12 Maret 2026 | 05:25 WIB
TransJabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta Resmi Beroperasi, Tarif Promosi Rp3.500

PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi meluncurkan layanan bus TransJabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta, Senin (25/3). Layanan baru ini diharapkan menjadi solusi transportasi publik yang terjangkau dan nyaman bagi warga yang bepergian menggunakan pesawat, sekaligus upaya strategis untuk mengurangi volume kendaraan pribadi menuju bandara.

Tarif Promosi untuk Sambut Mudik Lebaran

Sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan kebijakan tarif khusus selama tiga bulan pertama operasi. Dalam periode tersebut, penumpang hanya akan dikenakan biaya sebesar Rp3.500 per trip. Kebijakan ini tidak hanya berlaku sebagai masa uji coba operasional, tetapi juga dirancang untuk memfasilitasi perjalanan warga yang akan mudik atau kembali usai liburan Idulfitri.

Gubernur Pramono Anung menegaskan komitmen pemprov dalam menyediakan akses transportasi yang murah. "Pemerintahan DKI Jakarta sudah memutuskan selama 3 bulan pertama dalam rangka menyambung Idulfitri. Kami akan menetapkan tarifnya tetap Rp3.500 selama 3 bulan pertama," jelasnya.

Operasional dan Rencana Keberlanjutan

Layanan ini mulai beroperasi dengan 14 unit bus yang berjadwal dari pukul 05.00 pagi hingga 22.00 malam. Dengan jumlah armada tersebut, interval waktu tunggu penumpang diproyeksikan berkisar antara 10 hingga 20 menit, menawarkan frekuensi yang cukup baik untuk rute bandara.

Mengenai operasional teknis, Pramono Anung memberikan rincian, "Jumlah bus yang akan dioperasikan jumlahnya adalah 14 bus dari jam 05.00 sampai 22.00. Sehingga dengan demikian waktu tunggunya antara 10 sampai dengan 20 menit," ungkapnya.

Setelah masa promosi tiga bulan usai, pemerintah berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap layanan. Berdasarkan hasil evaluasi itu, tarif normal kemudian akan diterapkan dengan kisaran harga antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per penumpang.

Dampak Jangka Panjang bagi Kota

Kehadiran rute langsung ini bukan sekadar penambahan angkutan umum. Analisis dari para pengamat transportasi perkotaan melihat ini sebagai intervensi penting untuk mengurai kemacetan, khususnya di koridor menuju Bandara Soekarno-Hatta. Dengan menyediakan alternatif yang nyaman dan terjadwal, pemerintah berharap dapat mengalihkan sebagian pengguna kendaraan pribadi, yang pada akhirnya berkontribusi menurunkan tingkat kepadatan lalu lintas dan emisi karbon di wilayah ibu kota.

Peluncuran ini juga menandai perluasan jaringan TransJabodetabek yang semakin terintegrasi, menjawab kebutuhan mobilitas warga Jabodetabek yang terus berkembang. Kesuksesan rute ini kedepannya akan sangat bergantung pada konsistensi kualitas layanan, ketepatan waktu, serta sosialisasi yang masif kepada calon pengguna.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar