Gempa M 4,7 Guncang Perairan Banggai Kepulauan, Tidak Berpotensi Tsunami

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:25 WIB
Gempa M 4,7 Guncang Perairan Banggai Kepulauan, Tidak Berpotensi Tsunami

PARADAPOS.COM - Gempa bumi dengan magnitudo 4,7 mengguncang wilayah perairan dekat Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, dini hari tadi. Guncangan yang berpusat di kedalaman sangat dangkal ini dilaporkan tidak berpotensi tsunami, namun dirasakan oleh sejumlah warga di sekitar pusat gempa.

Detail Episenter dan Waktu Kejadian

Berdasarkan informasi terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 2,01 Lintang Selatan dan 122,50 Bujur Timur. Dengan kata lain, pusat guncangan berada sekitar 98 kilometer arah barat daya dari Banggai Kepulauan. Gempa tersebut terjadi tepat pada pukul 02.53 WIB, Minggu (22/3/2026).

Kedalaman hiposentrum yang hanya 4 kilometer menjadikan gempa ini tergolong sangat dangkal, sebuah faktor yang sering kali membuat guncangan terasa lebih kuat di permukaan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan terkait kerusakan infrastruktur atau korban jiwa.

Pernyataan Resmi BMKG

Dalam rilisnya melalui platform media sosial, BMKG secara tegas mengonfirmasi besaran kekuatan gempa. Lembaga tersebut juga mengingatkan bahwa data awal masih bersifat dinamis.

"Gempa Mag:4,7," tulis BMKG dalam akun resminya.

Di kesempatan terpisah, BMKG menambahkan pernyataan standar mengenai kemungkinan adanya pembaruan data. "Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," jelasnya.

Konteks dan Kewaspadaan

Lokasi kejadian gempa ini berada di wilayah yang secara geologis kompleks, dekat dengan zona subduksi dan sesar aktif. Kejadian gempa dengan karakteristik seperti ini—magnitudo menengah dan dangkal—merupakan pengingat akan aktivitas tektonik yang terus berlangsung di kawasan tersebut.

Para ahli seismologi biasanya menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat, terlebih untuk gempa yang berpusat di laut. Meski tidak memicu peringatan tsunami kali ini, pemahaman tentang langkah evakuasi dan struktur bangunan tahan gempa tetap menjadi hal krusial. BMKG dan pihak berwenang setempat terus memantau perkembangan dan akan memberikan informasi lebih lanjut jika diperlukan.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar