PARADAPOS.COM - Tokoh senior oposisi, Dr. Sri Bintang Pamungkas, buka suara menanggapi pernyataan kontroversial Amien Rais yang menuding Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sebagai gay dan mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk memecatnya. Dalam pernyataannya, Sri Bintang justru menyebut bahwa informasi tersebut sudah lama beredar di kalangan internal TNI, bukanlah hal baru. Ia mengklaim telah mengungkap isu serupa sejak satu hingga dua tahun lalu, jauh sebelum Amien Rais menyampaikannya secara terbuka ke publik.
Klaim Sri Bintang: Bukan Informasi Baru
Menurut Sri Bintang, para jenderal TNI, khususnya mereka yang sudah purnawirawan, sudah lama mengetahui persoalan ini. Ia menilai pernyataan Amien Rais hanya mengulang apa yang sudah menjadi pengetahuan umum di kalangan tertentu.
“Mas Amien itu terlambat, saya sudah bicarakan soal ini setahun dua tahun lalu, jenderal-jenderal TNI khususnya purnawirawan juga sudah tahu,” kata Sri Bintang Pamungkas.
Pernyataan ini disampaikan Sri Bintang sebagai respons atas video Amien Rais yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, Amien secara gamblang menyebut orientasi seksual Teddy dan meminta Presiden Prabowo segera mengambil tindakan tegas berupa pemecatan dari jabatan Sekretaris Kabinet.
Sosok di Balik Isu
Sebagai aktivis, politikus, dan akademisi yang dikenal vokal sejak era Orde Baru, Sri Bintang Pamungkas kembali menunjukkan sikap kritisnya terhadap lingkaran kekuasaan saat ini. Pernyataannya semakin memperkuat sorotan publik terhadap isu di lingkungan Istana dan figur Teddy Indra Wijaya, yang sebelumnya dikenal sebagai ajudan Presiden Jokowi sebelum akhirnya mendampingi Prabowo.
Suasana di sekitar Istana pun ikut terasa hangat. Percakapan di media sosial dan grup-grup diskusi oposisi ramai membahas keterkaitan antara pernyataan dua tokoh senior ini. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun pernyataan resmi dari pihak Istana maupun Teddy Indra Wijaya yang menanggapi klaim Sri Bintang tersebut. Isu ini terus menjadi perbincangan hangat, menunggu perkembangan selanjutnya.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Jokowi Rencanakan Safari Politik ke NTT Usai Pulih dari Gangguan Kesehatan
Prabowo: Ketahanan Pangan Soal Hidup Mati Bangsa, Saya Siap Bertanggung Jawab Jika Rakyat Lapar
Relawan Jarnas: Prabowo Minta Warga Desa Tak Panik soal Rupiah, Bukan Remehkan Dampak Ekonomi
Pengamat: Program Makan Bergizi Gratis 2026 Berpotensi Bebani APBN Tanpa Kajian Matang