Fortuner Terjun ke Irigasi di OKU Timur, Enam Penumpang Selamat

- Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:25 WIB
Fortuner Terjun ke Irigasi di OKU Timur, Enam Penumpang Selamat
Mobil Fortuner Terjun ke Irigasi di OKU Timur, Seluruh Penumpang Selamat

PARADAPOS.COM - Sebuah mobil Toyota Fortuner terjun ke saluran irigasi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, pada Sabtu (28/3) petang. Seluruh enam orang di dalam kendaraan, termasuk pengemudi, berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka serius dalam insiden yang terjadi di tengah arus mudik Lebaran ini.

Kronologi Insiden di Tikungan

Berdasarkan keterangan dari Kepala Satuan Lalu Lintas Polres OKU Timur, AKP Panca Mega Surya, insiden terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di area Bendungan Komering, Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Buay Madang. Mobil Fortuner warna putih tersebut sedang dalam perjalanan pulang ke Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) usai mengunjungi keluarga di Desa Srikaton, OKU Timur, untuk merayakan Idul Fitri.

Menurut penyelidikan sementara, saat tiba di sebuah tikungan, tiba-tiba muncul kendaraan dari arah berlawanan yang hendak berbelok. Manuver menghindar yang dilakukan pengemudi, Rudi Hartono (43), menyebabkan kendaraannya membanting setir ke kiri dan terjun bebas ke sungai irigasi.

Evakuasi Kendaraan dan Imbauan Keselamatan

Setelah seluruh penumpang berhasil keluar dengan selamat, proses evakuasi kendaraan pun dilakukan. Unit mobil yang terendam akhirnya berhasil diangkat dari dasar sungai dengan menggunakan alat berat.

“Saat ini kendaraan sudah berhasil dievakuasi menggunakan alat berat dan diamankan di gudang Unit Gakkum Satlantas Polres OKU Timur,” jelas AKP Panca Mega Surya, mengonfirmasi kondisi terakhir kendaraan.

Menyoroti momentum arus balik pascalebaran, pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya kesiapan perjalanan. Mereka menekankan bahwa kewaspadaan pengemudi menjadi faktor kunci di tengah kondisi jalan yang ramai dan berpotensi rawan kecelakaan.

“Istirahat yang cukup, cek kendaraan, dan pantau informasi lalu lintas. Hubungi 110 jika membutuhkan bantuan selama perjalanan,” pungkasnya, mengulang imbauan standar keselamatan yang kerap kali menjadi pembeda antara perjalanan lancar dan kejadian tak terduga.

Insiden ini kembali menyoroti tantangan keselamatan berlalu lintas selama periode mudik, di mana faktor kelelahan, kepadatan arus, dan kondisi jalan lokal perlu mendapat perhatian ekstra dari setiap pengendara.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar