IHSG Melonjak 1,91% ke 7.184, Didukung Sentimen Regional Positif

- Rabu, 01 April 2026 | 09:50 WIB
IHSG Melonjak 1,91% ke 7.184, Didukung Sentimen Regional Positif

PARADAPOS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu (1/4) dengan kenaikan signifikan, melanjutkan tren positif di tengah sentimen optimis yang melanda pasar regional. Indeks kompatri utama Bursa Efek Indonesia ini menguat hampir 2 persen, didorong oleh volume dan nilai transaksi yang cukup tinggi.

Pergerakan Indeks Utama

Pada penutupan sesi II, IHSG berhasil melesat 136,22 poin (1,91%) ke level 7.184,438. Pergerakan serupa juga ditunjukkan oleh indeks LQ45 yang naik 1,51% ke posisi 726,788. Aktivitas perdagangan hari ini terlihat cukup sibuk dengan total nilai transaksi mencapai Rp16,15 triliun. Volume perdagangan tercatat sebanyak 30,91 miliar lembar saham yang terjadi dalam lebih dari 2 juta kali frekuensi transaksi.

Sentimen Saham: Penguat dan Pelemah

Euforia pasar tercermin dari beberapa saham yang mengalami penguatan luar biasa. Di sisi lain, sejumlah emiten justru terkoreksi cukup dalam, menunjukkan adanya selektivitas investor dalam mengambil posisi.

Lima Saham Penguat Terbesar (Top Gainers)

Chemstar Indonesia (CHEM) memimpin dengan kenaikan fantastis 27,93% ke level 142. Diikuti oleh Alakasa Industrindo (ALKA) yang melonjak 25% ke 725 dan Yanaprima Hastapersada (YPAS) yang menguat 24,86% ke 1.155. Kokoh Exa Nusantara (KOCI) dan Buana Lintas Lautan (BULL) juga mencatatkan kenaikan masing-masing di atas 24%.

Lima Saham Pelemah Terbesar (Top Losers)

Di posisi sebaliknya, Remala Abadi (DATA) menjadi saham dengan koreksi terdalam, terdepresiasi 14,95% ke 2.560. Nusantara Almazia (NZIA) dan WEHA Transportasi Indonesia (WEHA) masing-masing melemah hampir 15%. Tunas Alfin (TALF) dan Trimitra Prawara Goldland (ATAP) juga menutup hari di zona merah dengan penurunan signifikan.

Fokus Likuiditas: Nilai dan Volume Tertinggi

Analisis terhadap likuiditas pasar menunjukkan konsentrasi modal pada saham-saham berkapitalisasi besar dan beberapa emiten spesifik. Data ini memberikan gambaran mengenai saham yang paling banyak menarik minat investor hari ini.

Saham dengan Nilai Transaksi Tertinggi (Top Value)

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mendominasi dengan nilai transaksi Rp941,89 miliar. Posisi berikutnya ditempati oleh Bumi Resources (BUMI) senilai Rp920,75 miliar dan Bank Central Asia (BBCA) senilai Rp863,63 miliar. Bank Mandiri (BMRI) dan Darma Henwa (DEWA) melengkapi lima besar dengan nilai transaksi yang juga mencapai ratusan miliar rupiah.

Saham dengan Volume Transaksi Tertinggi (Top Volume)

Dari sisi volume, Bumi Resources (BUMI) kembali menjadi yang teraktif dengan perdagangan mencapai 40,15 juta lembar. GoTo (GOTO) menyusul di posisi kedua dengan 35,75 juta lembar, diikuti oleh Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI), Darma Henwa (DEWA), dan Chemstar Indonesia (CHEM).

Rupiah Menghadapi Tekanan

Berbeda dengan kinerja pasar saham, nilai tukar rupiah justru mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat. Pada perdagangan sore, mata uang nasional ditutup pada posisi Rp 17.015 per dolar AS, melemah 21 poin (0,124%) dari harga pembukaan di level Rp 16.994. Pergerakan ini mengindikasikan adanya tekanan tersendiri di pasar valuta asing meski sentimen saham positif.

Pasar Regional Kompak Menguat

Kinerja IHSG sejalan dengan sentimen positif yang mendominasi bursa saham di kawasan Asia. Hampir semua indeks utama regional ditutup di zona hijau dengan kenaikan yang cukup menggembirakan.

Indeks Nikkei 225 di Jepang menjadi yang paling agresif dengan lonjakan 5,15% ke level 53.739,68. Bursa Hong Kong (Hang Seng) dan Singapura (Straits Times) juga menguat masing-masing 2,00% dan 1,84%. Sementara itu, indeks SSE Composite China mencatat kenaikan 1,44%.

Kondisi ini menunjukkan bahwa optimisme pasar bersifat luas dan turut memberikan angin segar bagi pergerakan IHSG hari ini.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar