PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. Menindaklanjuti pidato Kepala Negara tersebut, Ketua DPR Puan Maharani memastikan pihaknya akan segera bekerja. Target pendapatan negara, belanja, serta defisit anggaran menjadi sorotan utama dalam dokumen awal ini, yang juga memuat sejumlah asumsi dasar ekonomi makro untuk tahun depan. Seluruh fraksi di DPR diminta menyiapkan pandangan mereka pada awal Juni mendatang.
DPR Siapkan Langkah Lanjutan
Puan Maharani menegaskan bahwa pidato Presiden bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari pembahasan yang lebih teknis. Ia menyebutkan bahwa tahapan selanjutnya adalah mendengarkan pandangan dari masing-masing fraksi.
"Kami di DPR akan menindaklanjuti hal tersebut," ujar Puan dalam rapat paripurna.
Ia menambahkan bahwa jadwal penyampaian pandangan fraksi telah ditetapkan, yaitu pada 4 Juni 2026. "Oleh karena itu kami mohon semua fraksi agar dapat menyiapkan pandangannya masing-masing," jelasnya. Suasana di ruang sidang tampak serius, dengan para anggota dewan yang sibuk mencatat angka-angka yang disampaikan.
Target Pendapatan dan Belanja Negara
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto memaparkan secara rinci target fiskal yang ambisius namun tetap hati-hati. Ia menyebutkan bahwa pendapatan negara pada RAPBN 2027 ditargetkan berada di kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
"Pendapatan negara dalam RAPBN 2027 kami targetkan mencapai kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari PDB," kata Prabowo di hadapan para anggota dewan.
Di sisi lain, untuk mengakomodasi berbagai program prioritas dan program vital pemerintah, belanja negara direncanakan lebih besar. Prabowo menyebutkan angka belanja berada pada kisaran 13,62 hingga 14,80 persen dari PDB. Keseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran ini dijaga melalui defisit pembiayaan yang dibatasi.
"Defisit pembiayaan dijaga pada 1,80-2,40 persen (dari PDB)," ungkapnya. Angka ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga disiplin fiskal di tengah tekanan ekonomi global.
Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2027
Presiden juga membeberkan sejumlah asumsi dasar yang menjadi pijakan dalam menyusun postur anggaran. Pertumbuhan ekonomi tahun depan ditargetkan sebesar 5,8 persen hingga 6,5 persen. Angka ini sedikit lebih optimistis dibandingkan proyeksi tahun berjalan.
Sementara itu, inflasi diupayakan tetap terkendali. "Inflasi akan tetap dijaga pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen, lebih rendah dari target tahun ini sebesar 2,5 persen," jelas Prabowo. Ini menandakan optimisme terhadap stabilitas harga barang dan jasa.
Untuk sektor moneter, suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun ditargetkan pada kisaran 6,5 hingga 7,3 persen. Nilai tukar rupiah diproyeksikan menguat dalam rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS. Presiden menekankan pentingnya strategi yang solid dalam menjaga nilai tukar.
"Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu menjaga nilai tukar kita harus tetap stabil dengan mata uang dunia," ungkap Prabowo.
Tak hanya itu, asumsi harga minyak mentah Indonesia diperkirakan berada di level USD70 hingga USD90 per barel. Lifting minyak pada 2027 ditargetkan sebesar 602 hingga 615 ribu barel per hari, sementara lifting gas bumi diproyeksikan mencapai 934 hingga 977 ribu barel setara gas bumi per hari. Angka-angka ini menjadi acuan penting bagi sektor energi dan pendapatan negara dari sumber daya alam.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Polri Buru Lukmanul Hakim, Otak Narkotika Internasional yang Kabur Usai Operasi Plastik dan Ganti Kewarganegaraan
Pakar UI: Keamanan Pasokan Energi Lebih Penting daripada Harga Murah di Tengah Krisis Geopolitik
Puan Maharani: DPR Siap Dukung Penuh Program Pemerintah Asal untuk Kesejahteraan Rakyat
5 Anime Bertema Musik yang Layak Ditonton, dari Kisah Klasik hingga Persahabatan Penuh Emosi