BMKG Perkuat Layanan di Manado dan Ternate Pasca Gempa Malut

- Minggu, 12 April 2026 | 09:25 WIB
BMKG Perkuat Layanan di Manado dan Ternate Pasca Gempa Malut

PARADAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat layanan operasionalnya di wilayah Manado dan Ternate, menyusul gempa bumi yang mengguncang Maluku Utara. Kunjungan kerja pimpinan tertinggi BMKG ke lapangan ini bertujuan memastikan kesiapan unit teknis dalam memberikan informasi kebencanaan yang cepat dan akurat kepada masyarakat, sekaligus mengevaluasi respons di daerah dengan tantangan geografis yang kompleks.

Evaluasi dan Penguatan di Garda Terdepan

Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, yang didampingi Deputi Bidang Geofisika Nelly Florida Riama dan Plt. Kepala Balai Wilayah IV, Nasrol Adil. Rombongan meninjau langsung kesiapan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di kedua kota, mengevaluasi respons teknis dan infrastruktur pendukung. Langkah ini bukan sekadar inspeksi rutin, melainkan upaya konkret untuk memastikan bahwa layanan informasi, sebagai bagian vital dari mitigasi bencana, berjalan optimal di wilayah rawan.

Dalam penjelasannya, Faisal menegaskan komitmen untuk menjadikan personel lapangan sebagai ujung tombak informasi publik. "Personel yang berada paling dekat dengan masyarakat harus menjadi rujukan utama informasi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (12/4/2026).

Target Modernisasi dan Peningkatan Kapasitas

Lebih dari sekadar memantau, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk mendorong transformasi jangka panjang. Faisal menyatakan target peningkatan status seluruh stasiun BMKG, dengan menghapus kategori kelas III dan hanya menyisakan stasiun kelas I dan II. Ambisi ini menuntut kesiapan menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, fasilitas kantor, hingga alat operasional utama yang lebih mutakhir.

Transformasi layanan, menurutnya, harus sejalan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat akan informasi cuaca, iklim, dan gempabumi yang real-time. "Dalam beberapa tahun ke depan, kami dorong peningkatan fungsi kinerja UPT sehingga hanya tersisa stasiun kelas I dan II," tegas Faisal.

Koordinasi dan Inovasi untuk Respons yang Lebih Baik

Aspek koordinasi internal juga mendapat sorotan khusus. Deputi Nelly Florida Riama menekankan bahwa sinergi antar stasiun dan satuan kerja merupakan kunci untuk respons yang terintegrasi dan efektif. Dalam kondisi darurat, kelincahan dan keselarasan gerak seluruh unit menjadi penentu kecepatan diseminasi informasi.

"Koordinasi antarsatuan kerja menjadi kunci agar seluruh unit bergerak selaras dan mampu memberikan respons terbaik kepada masyarakat," ungkap Nelly.

Di sisi lain, inovasi dalam edukasi publik, khususnya untuk menjangkau masyarakat pesisir dan daerah terpencil, terus didorong. Nasrol Adil menambahkan, peningkatan kapasitas SDM dan koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah mutlak diperlukan agar setiap informasi kebencanaan dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata di lapangan.

Memastikan Kesiapsiagaan di Lapangan

Rangkaian kunjungan ini ditutup dengan peninjauan langsung terhadap infrastruktur MKG di Manado dan Ternate. Inspeksi lapangan ini menjadi langkah final untuk memastikan keandalan sistem dan memperkuat fondasi kesiapsiagaan masyarakat. Dalam perspektif kebencanaan, kehadiran dan pemeriksaan langsung oleh pimpinan pusat tidak hanya membawa dampak teknis, tetapi juga memberikan kepastian dan rasa aman bahwa institusi terkait terus bekerja maksimal di garis depan.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar