PARADAPOS.COM - Persis Solo berhasil keluar dari zona degradasi BRI Liga 1 usai meraih kemenangan penting atas Semen Padang dengan skor 2-1. Pertandingan pekan ke-27 yang digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Minggu (12/4/2026) itu diwarnai drama gol bunuh diri sebelum akhirnya dimenangkan tuan rumah. Hasil ini mengangkat posisi Laskar Sambernyawa ke peringkat 15 klasemen sementara, mengumpulkan 24 poin dan selangkah lebih aman dari jerat degradasi.
Drama di Manahan Akhiri Tekanan Degradasi
Suasana tegas terasa sejak awal laga di Stadion Manahan. Bertindak sebagai tuan rumah, Persis Solo langsung mengambil inisiatif menyerang, meski upaya-upaya awal mereka belum benar-benar membahayakan gawang lawan. Semen Padang, yang juga membutuhkan poin, tak tinggal diam dan membalas dengan serangan balik yang beberapa kali menguji ketahanan lini belakang Persis. Kiper Muhammad Riyandi tampil sigap menjaga gawangnya tetap bersih di tengah tekanan tersebut.
Tekanan yang dibangun Persis akhirnya berbuah di menit ke-37. Sebuah tendangan terukur dari Miroslav Maricic berhasil menggoyang jala gawang Semen Padang, membawa keunggulan 1-0 yang bertahan hingga turun minum. Tim tamu sempat nyaris menyamakan kedudukan menjelang babak pertama usai, sayang tembakan keras Kianz Froese masih membentur mistar gawang.
Babak Kedua Penuh Kejutan
Memasuki babak kedua, Semen Padang meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyeimbang. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil, meski melalui jalan yang tak terduga. Pada menit ke-68, sebuah momen naas bagi pemain belakang Persis, Sutanto Tan, yang tanpa sengaja menjebakkan bola ke gawangnya sendiri. Skor pun berubah menjadi 1-1, mengembalikan ketegangan di lapangan.
Namun, Persis Solo tak butuh waktu lama untuk bangkit. Hanya sepuluh menit setelah kebobolan, mereka kembali memimpin. Umpan terobosan matang dari Dimitri Lima suksis diteruskan Dejan Tumbas menjadi gol kemenangan di menit ke-78. Sepanjang sisa pertandingan, Semen Padang terus mendesak, tetapi pertahanan dan kiper Persis bertahan dengan kompak hingga peluit panjang berbunyi.
“Ini kemenangan yang sangat penting bagi mental tim dan tentunya bagi para pendukung,” ujar pelatih Persis Solo seusai pertandingan, menekankan nilai psikologis dari tiga poin yang diraih. “Anak-anak bermain dengan hati dan menunjukkan karakter sebagai tim yang pantang menyerah.”
Pergeseran di Papan Klasemen
Dengan tambahan tiga poin ini, posisi Persis Solo di tabel klasemen mengalami perbaikan signifikan. Mereka kini naik ke peringkat 15 dengan 24 poin, mengungguli satu poin dari tim yang berada di zona degradasi. Situasi ini tentu memberikan angin segar bagi perjalanan mereka di sisa kompetisi.
Sebaliknya, kekalahan membuat situasi Semen Padang semakin sulit. Tertahan di dasar klasemen (peringkat 17) dengan 20 poin, mereka kini terpaut empat poin dari zona aman. Tekanan untuk segera bangkit dan mengumpulkan poin di pertandingan selanjutnya akan semakin besar bagi tim asal Sumatra Barat tersebut.
Laga ini bukan hanya sekadar tentang angka, tetapi juga tentang daya juang dan ketahanan mental. Bagi Persis Solo, kemenangan ini bisa menjadi momentum untuk membangun kepercayaan diri di sisa musim. Sementara bagi Semen Padang, pekerjaan rumah untuk menyelamatkan diri dari degradasi menjadi semakin mendesak dan menantang.
Artikel Terkait
Bhayangkara Presisi Kalahkan Samator, Amankan Tiket Final LavAni di Proliga 2026
Protes Meluas di Beirut Menyusul Rencana Negosiasi Langsung Lebanon-Israel
Pemkab Badung Fasilitasi Bus untuk Transportasi Warga ke Pura
Manchester City Hancurkan Chelsea 3-0, Perburuan Gelar Premier League Kian Sengit