PARADAPOS.COM - Anggota Komisi III DPR Muhammad Rahul menegaskan peran strategis karang taruna sebagai motor penggerak kegiatan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat. Pernyataan ini disampaikan menyusul pengangkatannya sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Riau, sebuah posisi yang akan dimanfaatkannya untuk mendorong pemerataan program hingga ke tingkat akar rumput.
Karang Taruna Sebagai Penggerak Nyata
Dalam pandangan Rahul, organisasi kepemudaan ini tidak boleh sekadar ada, tetapi harus mampu memberikan dampak yang konkret. Para pemuda di dalamnya dituntut untuk merancang inisiatif-inisiatif inovatif yang benar-benar memajukan lingkungan sekitarnya, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun kepemudaan itu sendiri.
“Kita harus hadir di tengah masyarakat sebagai motor penggerak kegiatan sosial, ekonomi dan kepemudaan yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya melalui keterangan tertulis, Senin (13 April 2026).
Komitmen Pemerataan Program
Lebih lanjut, politikus yang akrab dengan isu kepemudaan ini menyoroti pentingnya akses yang merata. Ia menilai program-program dari pemerintah pusat seringkali terhenti di tingkat provinsi, sehingga belum menyentuh seluruh lapisan pemuda di daerah.
“Kita ingin program-program dari pusat tidak berhenti di tingkat provinsi saja, tetapi harus bisa didorong hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Riau. Pemerataan program ini penting agar seluruh pemuda merasakan manfaat yang sama,” ujar Rahul, menekankan komitmennya.
Momentum Konsolidasi untuk Sinergi
Pengangkatan Rahul sebagai Ketua Karang Taruna Riau bukan dilihatnya sebagai sekadar titel, melainkan sebuah tanggung jawab dan kesempatan strategis. Ia bertekad menjadikan posisi barunya ini sebagai jembatan untuk mengonsolidasikan kekuatan pemuda, membangun sinergi yang lebih erat antara pusat dan daerah.
“Momentum ini harus menjadi ajang konsolidasi bersama. Kita bangun Karang Taruna Riau yang lebih kuat, solid, dan mampu bersinergi dari pusat hingga daerah demi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya, menggambarkan visi ke depan yang berorientasi pada hasil dan kolaborasi.
Artikel Terkait
Tottenham Kehilangan Romero 6-8 Pekan, Pukulan Berat di Tengah Ancaman Degradasi
Eksel Runtukahu Tegaskan Fokus ke Persija, Tak Bebani Diri dengan Wacana Timnas
Blokade AS di Selat Hormuz Picu Seruan Global untuk De-eskalasi
Kontingen Renang Indonesia Raih Peringkat Keenam di Oceanman Maldives 2026