Kebakaran di Grogol Petamburan Tewaskan Lima Anggota Keluarga, Diduga Akibat Korsleting

- Sabtu, 18 April 2026 | 23:50 WIB
Kebakaran di Grogol Petamburan Tewaskan Lima Anggota Keluarga, Diduga Akibat Korsleting

PARADAPOS.COM - Sebuah kebakaran tragis di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, menewaskan lima orang dari satu keluarga pada Jumat (17/5) dini hari. Peristiwa yang diduga bermula dari korsleting listrik di tiang depan rumah itu membuat seluruh penghuni terjebak asap di lantai dua. Petugas pemadam kebakaran (damkar) yang menghadapi kendala rumah yang digembok dan berpagar teralis, baru dapat mengevakuasi korban dalam kondisi tidak bernyawa setelah api berhasil dipadamkan.

Operasi Pemadaman yang Dilakukan

Laporan pertama mengenai kobaran api di Jalan Rambutan Timur 6, Kelurahan Tanjung Duren Utara, itu diterima petugas pada pukul 02.18 WIB. Respon pun segera dilakukan. Awalnya, delapan unit mobil pemadam beserta 40 personel dikerahkan ke lokasi hanya lima menit setelah laporan masuk.

Melihat situasi di lapangan, kekuatan kemudian ditambah. Operasi pemadaman akhirnya melibatkan total 11 unit kendaraan dan 55 personel yang berjuang hampir dua setengah jam. Api baru dapat dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 04.53 WIB.

Korban Ditemukan Tewas Terjebak

Di tengah upaya pemadaman, tim penyelamat telah menemukan kondisi terburuk. Sekitar pukul 03.55 WIB, seluruh korban yang terjebak di lantai dua rumah tersebut ditemukan telah meninggal dunia.

Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Achmad Saiful Kahfi, mengonfirmasi temuan tersebut. "Objek kebakaran rumah tinggal. Korban jiwa 5 orang," jelasnya pada Jumat pagi.

Diduga Korsleting dan Kendala Akses

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan mendalam. Namun, petugas di lapangan menduga kuat sumber api berasal dari korsleting listrik di tiang yang berada tepat di depan rumah korban. Api dari tiang listrik itu kemudian menjalar dengan cepat ke dalam bangunan.

Upaya penyelamatan dan pemadaman sempat terhambat oleh kondisi fisik rumah. Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Abdul Syukur, mengungkapkan kesulitan yang dihadapi timnya. "Kesulitannya, karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut," terangnya.

Selain terkunci dari dalam, rumah juga dilengkapi dengan teralis besi di beberapa bagian, yang semakin mempersulit akses tim damkar untuk masuk dengan cepat. Abdul Syukur menegaskan bahwa seluruh korban tewas karena terjebak asap tebal di dalam. "Korbannya lima orang, satu keluarga. Mereka terjebak asap," tuturnya.

Proses Evakuasi dan Tindak Lanjut

Setelah api padam, proses evakuasi segera dilakukan. Kelima jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk pemeriksaan visum et repertum guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kejadian ini menyisakan duka mendalam dan menjadi pengingat pilu akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di permukiman padat. Pihak berwajib terus mendalami kronologi pasti dan faktor-faktor yang memperparah dampak kejadian ini.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar