Mobil Boks SPPG Tabrak Dua Pedagang di Bekasi, Satu Tewas

- Selasa, 12 Mei 2026 | 15:51 WIB
Mobil Boks SPPG Tabrak Dua Pedagang di Bekasi, Satu Tewas
PARADAPOS.COM - Sebuah mobil boks milik Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) menabrak dua pedagang kaki lima di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa siang. Insiden ini mengakibatkan satu pedagang bernama Sanoeri meninggal dunia di rumah sakit, sementara satu pedagang lain dan kernet mobil boks mengalami luka ringan. Kecelakaan terjadi setelah pengemudi membanting setir ke kiri untuk menghindari pengendara motor yang melintas di depannya.

Kronologi di Lokasi Kejadian

Peristiwa nahas itu berlangsung di Jalan Nusantara, tepatnya saat kendaraan pengangkut logistik tersebut melaju dari arah selatan menuju Tambun. Suasana siang yang biasanya ramai oleh aktivitas warga tiba-tiba berubah mencekam. Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia, pengemudi mendadak terkejut saat melihat seorang pengendara sepeda motor melintas di depan mobil. “Setiba di lokasi kejadian, pengemudi kaget karena melihat ada pengendara sepeda motor melintas di depan mobil,” jelasnya. Refleks menghindar pun dilakukan. Pengemudi dengan cepat membanting setir ke arah kiri jalan. Namun, sayangnya, laju mobil justru mengarah ke dua pedagang yang sedang berjualan di gerobak mereka. Benturan keras tak terhindarkan, membuat satu pedagang, Sanoeri, mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke RS Siloam Aren Jaya.

Korban dan Kondisi Terkini

Selain Sanoeri, dua orang lainnya juga menjadi korban dalam insiden ini. Neni Anggraeni, yang juga seorang pedagang gerobak, mengalami luka ringan. Begitu pula dengan kernet mobil boks yang ikut terluka akibat benturan. “Pedagang gerobak atas nama Neni Anggraeni dan kernet mobil luka ringan,” ungkap Kompol Gefri Agitia. Proses evakuasi berlangsung cepat setelah laporan diterima. Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Metro Bekasi Kota langsung turun ke lapangan untuk mengamankan lokasi, mengatur lalu lintas yang sempat tersendat, serta melakukan olah tempat kejadian perkara.

Penyebab dan Pengembangan Kasus

Dari hasil pemeriksaan awal, kecelakaan ini murni dipicu oleh faktor kagetnya pengemudi terhadap pengendara motor yang tiba-tiba muncul. Pengemudi mobil boks SPPG tersebut telah dimintai keterangan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian lain. “Kecelakaan berawal ketika mobil boks melaju dari arah Jalan Nusantara menuju Tambun atau dari arah selatan menuju utara,” tuturnya. Polisi masih terus mendalami kronologi pasti kejadian, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan kecepatan mobil sesaat sebelum tabrakan. Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berjalan untuk memastikan apakah ada faktor lain yang turut berkontribusi dalam insiden tragis ini.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar