PARADAPOS.COM - Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat I, Andre Rosiade, menyambangi jemaah haji Kloter 11 Padang yang tengah menempati Al Hidayah Tower di Arab Saudi pada Rabu (20/5) pukul 10.00 waktu setempat. Dalam kunjungannya, ia membagikan makanan, minuman, serta bantuan uang tunai sebesar 50 riyal per orang kepada 390 jemaah, total mencapai 20 ribu riyal atau setara Rp 94 juta. Selain itu, Andre juga menampung berbagai keluhan, mulai dari pemisahan kamar suami-istri hingga menu katering yang kurang variatif.
Suasana di pemondokan tampak hiruk-pikuk ketika Andre berkeliling menyapa para jemaah. Ia tak hanya sekadar membagikan bingkisan, tetapi juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan mereka yang tengah menjalani proses ibadah haji. Di tengah obrolan, seorang ibu mengeluhkan bahwa ia terpisah tower dan lantai kamar dari suaminya yang tengah sakit-sakitan.
Mendengar keluhan itu, Andre bergerak cepat. Ia langsung menghubungi kepala sektor setempat untuk menindaklanjuti masalah tersebut.
"Tadi sudah komunikasi ke kepala sektor, kepala sektor langsung mengirimkan sekretaris sektor untuk mengurus. Insya Allah lagi diurus ibunya bisa pindah satu tower dengan bapaknya untuk merawat bapaknya yang sakit," kata Andre dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (21/5/2026).
Menu Katering Jadi Sorotan
Tak hanya soal akomodasi, persoalan katering juga mencuat dalam pertemuan itu. Para jemaah asal Sumatera Barat mengaku mendambakan menu sayuran hijau yang lebih sering hadir di meja makan mereka. Selama ini, kata mereka, hidangan yang disajikan didominasi jamur dan tempe. Jika pun ada sayuran, biasanya hanya wortel, buncis, atau kacang panjang.
"Nah teman-teman jamaah minta sayur. Tadi sudah dikomunikasikan Insya Allah akan didorong untuk warga masyarakat Sumatera Barat dikasih sayurnya sayur hijau," ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR itu.
Andre menambahkan, keluhan ini langsung ia teruskan ke pihak terkait agar segera ada penyesuaian. Ia berharap permintaan sederhana namun berarti bagi para jemaah bisa segera terpenuhi.
Pelayanan Lain Dinilai Memuaskan
Di luar dua keluhan tersebut, Andre menilai secara umum jemaah Kloter 11 Padang merasa puas dengan pelayanan yang diterima. Salah satu contohnya adalah transportasi. Meskipun Hotel Al Hidayah tergolong paling jauh dari Masjidil Haram, waktu tempuh yang dibutuhkan hanya sekitar 20 menit. Hal ini dianggap wajar dan tidak menjadi masalah berarti bagi para jemaah.
"Itu tadi hasil pertemuan dengan masyarakat Sumatera Barat. Dan besok saya akan ke Tower 8 lagi untuk kloter yang lain," pungkasnya.
Kunjungan ini menjadi salah satu bentuk pengawasan langsung dari wakil rakyat terhadap pelaksanaan ibadah haji, khususnya bagi jemaah asal daerah pemilihannya. Andre berjanji akan terus memantau dan menyampaikan aspirasi jemaah ke pihak berwenang di Arab Saudi.
(whn/dhn)
Artikel Terkait
Kemenkes Kirim Bantuan Medis dan Dirikan Rumah Sakit Lapangan untuk Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Rumah Pengacara di Ciracas Dilempar Bom Molotov, Diduga Terkait Sengketa Lahan Kebon Jeruk
Pelni Buka Lowongan Dokter dan Perawat Kapal untuk Kontrak Kerja Laut 2026, Pendaftaran Dibuka 1–31 Juli
Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Pengamanan Optimal Ibadah Haji 2026