Viktor Axelsen Kritik Sistem Skor 15 Poin BWF: Drama dan Strategi Pertandingan Bulu Tangkis Terancam Hilang

- Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB
Viktor Axelsen Kritik Sistem Skor 15 Poin BWF: Drama dan Strategi Pertandingan Bulu Tangkis Terancam Hilang
PARADAPOS.COM - Viktor Axelsen, legenda bulu tangkis dunia asal Denmark, secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya terhadap rencana Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang akan menerapkan sistem skor 15 poin dalam format best of three games mulai tahun 2027. Menurutnya, perubahan ini berpotensi mengurangi unsur drama, strategi, dan dinamika yang selama ini menjadi daya tarik utama olahraga tersebut. Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri acara meet and greet di Jakarta pada Minggu, 24 Mei 2026.

Sistem 21 Poin Dinilai Lebih Ideal

Peraih dua medali emas Olimpiade, dari Tokyo 2020 dan Paris 2024, itu menilai sistem 21 poin yang berlaku saat ini masih menjadi format terbaik. Ia berpendapat sistem tersebut mampu menjaga kualitas pertandingan sekaligus memberi ruang bagi pemain untuk membangun momentum. “Saya rasa kita akan kehilangan drama dan taktik sedikit. Saya suka sejarah yang ada dalam sebuah pertandingan, itu bisa naik dan turun,” ujarnya. Axelsen menambahkan, momen comeback menjadi salah satu elemen paling emosional dalam pertandingan. Sistem 21 poin, menurutnya, memberikan kesempatan lebih besar bagi pemain untuk bangkit meski sempat tertinggal jauh. “Meskipun Anda tertinggal 11-5 atau semacamnya, Anda bisa bangkit kembali. Itu sangat sulit jika Anda hanya bermain sampai 15 poin,” jelasnya. Ia menilai pertandingan dengan sistem 15 poin akan berlangsung jauh lebih cepat. Akibatnya, pemain tidak memiliki banyak waktu untuk mengubah strategi saat laga berjalan.

Aspek Fisik dan Taktik Bisa Berkurang

Selain soal drama, Axelsen juga menyoroti dampak sistem baru terhadap aspek fisik. Daya tahan dan konsistensi pemain selama pertandingan merupakan bagian penting yang selama ini menjadi ciri khas bulu tangkis. Dengan sistem 15 poin, pertandingan diprediksi menjadi lebih singkat. Faktor stamina kemungkinan tidak lagi terlalu menentukan hasil akhir. Axelsen juga memperkirakan sistem baru dapat meningkatkan potensi kejutan dari pemain nonunggulan. Margin kesalahan yang lebih kecil membuat pertandingan semakin tidak terduga. “Saya rasa akan ada lebih banyak kejutan selama turnamen berlangsung. Anda harus siap sejak awal dan tidak boleh terlalu santai,” tutupnya.

BWF Resmi Terapkan Sistem 15 Poin Mulai 2027

Sebelumnya, BWF telah meresmikan aturan sistem skor 15 poin dalam tiga gim melalui forum 87th BWF Annual General Meeting (AGM) yang digelar di Horsens, Denmark. Dalam voting tersebut, sebanyak 198 negara anggota menyetujui perubahan aturan, sementara 43 negara lainnya menolak. Sistem baru itu dijadwalkan mulai berlaku dalam pertandingan resmi internasional pada 4 Januari 2027. Keputusan ini langsung memicu berbagai reaksi dari pelaku bulu tangkis dunia, termasuk mantan pemain dan penggemar yang mempertanyakan dampaknya terhadap kualitas pertandingan.

Axelsen Tetap Jadi Suara Besar Dunia Bulu Tangkis

Meski telah pensiun pada April lalu, Viktor Axelsen masih menjadi salah satu figur paling berpengaruh di dunia bulu tangkis. Pendapatnya terkait perubahan sistem skor dinilai mewakili pandangan banyak pemain yang khawatir identitas dan karakter pertandingan akan berubah drastis. Perdebatan mengenai sistem skor 15 poin diperkirakan masih akan terus berlangsung menjelang penerapan resmi pada 2027 mendatang.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar