PARADAPOS.COM - Jakarta: Rangkaian seleksi rekrutmen calon Mitra Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2026 Tambahan kini memasuki tahap akhir. Para kandidat yang lolos pada tahap ini diwajibkan mengunggah Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen, sebelum pengumuman final kelulusan dirilis ke publik. Rekrutmen ini digelar untuk memperkuat garda terdepan pelaksanaan pendataan strategis pemerintah di lapangan, termasuk menyukseskan agenda Sensus Ekonomi 2026.
Deskripsi Pekerjaan dan Status Kepegawaian
Antusiasme pendaftar sebagai Mitra Statistik BPS tahun ini cukup tinggi. Di tengah hiruk-pikuk seleksi, publik kerap bertanya-tanya mengenai deskripsi pekerjaan dan besaran gaji yang akan diterima. Mitra Statistik BPS merupakan tenaga non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang direkrut secara khusus untuk menyukseskan operasional sensus dan survei.
Dalam praktiknya, para mitra ini akan menjalin koordinasi dengan berbagai pihak. Mulai dari jajaran pemerintah desa, aparatur kelurahan, pengurus Satuan Lingkungan Setempat (SLS) seperti RT dan RW, hingga pegawai internal BPS. Beban kerja mereka terbagi ke dalam dua peran utama.
Petugas Lapangan
Mereka yang bertugas di lapangan bertanggung jawab melakukan pendataan langsung, memetakan wilayah, dan mewawancarai responden. Tugas ini menuntut stamina dan kemampuan komunikasi yang baik.
Petugas Pengolahan
Sementara itu, petugas pengolahan memikul tugas manajerial di belakang layar. Mereka bertugas memeriksa, memvalidasi, dan memasukkan data ke dalam sistem BPS. Peran ini membutuhkan ketelitian dan penguasaan teknologi.
Perlu dicatat, status pekerjaan Mitra Statistik BPS tidak bersifat tetap. Sistem yang digunakan adalah kontrak berbasis proyek. Artinya, mitra akan dipanggil dan ditugaskan sesuai dengan durasi survei yang sedang berjalan. Setelah proyek selesai, masa tugas pun berakhir.
Estimasi Gaji dan Faktor Penyesuaian
Soal gaji, Mitra Statistik BPS dipastikan akan mengantongi honorarium selama masa penugasan. Besaran gaji ini bersifat dinamis. Penyesuaian dilakukan berdasarkan kondisi geografis dan tingkat kesulitan di wilayah penugasan masing-masing.
Meski BPS belum merilis nominal resmi untuk tahun ini, estimasi yang beredar di kalangan calon mitra memproyeksikan gaji berkisar antara Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan. Angka ini tentu masih bisa berubah.
“Wilayah dengan medan yang sulit atau rasio kebutuhan operasional yang tinggi, umumnya akan mendapatkan penyesuaian nominal gaji yang lebih besar dibandingkan wilayah perkotaan,” ujar salah satu sumber di lingkungan BPS.
Keterlibatan sebagai Mitra Statistik BPS menawarkan pengalaman kerja yang unik. Bagi mereka yang saat ini mencari pengalaman baru di lingkungan pekerjaan statistik dan pemerintahan, posisi ini menghadirkan tantangan baru serta perluasan wawasan. Terlebih bagi para peserta yang berhasil lolos hingga ke tahap seleksi akhir.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Gelandang Bafana Bafana Jayden Adams Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun, Dua Pekan Usai Tampil di Piala Dunia 2026
26 Negara Hadiri Peringatan KAA 2026 di Bandung, Dorong Gedung Merdeka Jadi Warisan Dunia
Pria di Mataram Aniaya Kekasih dengan Rice Cooker hingga Kabel Kipas Angin, Masuk Kos dengan Menyamar Pakai Baju Wanita
Setahun Hilang, Ayah Masih Menanti Kepulangan Mozza Axillia yang Diterima di Undip