PMI Jakarta Pusat Kerahkan Tim Medis dan Dua Ambulans Bantu Korban Kebakaran Pasar Jiung

- Selasa, 02 Juni 2026 | 00:25 WIB
PMI Jakarta Pusat Kerahkan Tim Medis dan Dua Ambulans Bantu Korban Kebakaran Pasar Jiung
PARADAPOS.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat langsung menerjunkan tim medis dan dua unit ambulans ke lokasi kebakaran di kawasan Pasar Jiung, Kebon Kosong, Kemayoran, pada Senin malam, 1 Juni 2026. Kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk itu pertama kali diketahui sekitar pukul 20.55 WIB, diduga dipicu oleh korsleting listrik. Hingga Selasa dini hari, sebanyak 35 unit mobil pemadam dengan 165 personel dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta dikerahkan untuk menjinakkan api. Peristiwa ini diperkirakan berdampak pada sekitar 250 rumah dan 330 Kepala Keluarga (KK).

Respons Cepat dan Bantuan Awal

Ketua PMI Jakarta Pusat, Asep, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengirimkan dua unit ambulans begitu menerima laporan kebakaran. Tim kesehatan langsung bergerak untuk memberikan pertolongan pertama kepada warga yang terdampak. Selain itu, PMI juga bersiap mendirikan tenda pengungsian bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal. “Kami sedang menyiapkan dua unit tenda yang akan segera tiba untuk menampung para pengungsi,” ujar Asep kepada media, Selasa, 2 Juni 2026.

Koordinasi Logistik dan Dukungan Pemerintah

Terkait kebutuhan logistik, terutama makanan bagi para pengungsi, koordinasi dilakukan secara ketat dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Asep menjelaskan bahwa pembagian peran telah disepakati: PMI akan menangani distribusi bantuan pada malam hari, sementara Dinas Sosial mengambil alih kebutuhan siang hari. Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan konsumsi tetap terjaga secara berkelanjutan. Di sisi lain, proses pemadaman masih berlangsung hingga pukul 03.00 WIB dini hari, disertai pendinginan untuk mencegah api kembali menyala. Petugas di lapangan terus berjibaku dengan medan yang sulit di kawasan padat penduduk.

Fokus Tanggap Darurat dan Pemulihan Trauma

Meski perhatian utama saat ini tertuju pada evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar, PMI tidak mengabaikan aspek psikososial. Asep menegaskan bahwa lembaganya memiliki prosedur khusus untuk penanganan trauma, terutama bagi anak-anak yang menjadi korban. “Terkait pemulihan trauma, kami memiliki prosedur untuk evakuasi dan recovery. Saat ini, kami masih berkoordinasi dengan PMI provinsi dan fokus pada penanggulangan dalam tahap tanggap darurat,” jelas Asep. Ia menambahkan, fase pemulihan akan dilakukan secara bertahap setelah situasi darurat benar-benar terkendali. Tim PMI tetap bersiaga di lokasi untuk memantau kondisi kesehatan warga dan mendukung upaya penanggulangan bencana yang dilakukan pemerintah daerah. Situasi di lapangan masih terus dipantau. Petugas dari berbagai instansi berjibaku di tengah puing-puing bangunan yang hangus, sementara warga mulai berdatangan ke titik pengungsian yang telah disiapkan.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar