Wamensesneg Juri Ardiantoro Serahkan Bantuan Presiden untuk 354 KK Korban Kebakaran Kemayoran

- Selasa, 02 Juni 2026 | 13:25 WIB
Wamensesneg Juri Ardiantoro Serahkan Bantuan Presiden untuk 354 KK Korban Kebakaran Kemayoran
PARADAPOS.COM - Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengunjungi lokasi pengungsian korban kebakaran di Kemayoran Gempol, Pasar Jiung, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/6/2026). Ia datang atas perintah langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menyalurkan bantuan dan meninjau kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran yang terjadi pada Senin (1/6) malam. Sebanyak 354 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak dalam musibah tersebut.

Menyampaikan Duka dan Bantuan Langsung dari Presiden

Di tengah kepulan asap yang masih tersisa dan hiruk-pikuk aktivitas pengungsian, Juri Ardiantoro menyapa warga yang tengah beristirahat di tenda darurat. Ia mengaku mendapat amanat khusus dari kepala negara untuk hadir di tengah-tengah mereka. “Jadi, saya kebetulan diminta oleh Pak Presiden datang di lokasi musibah kebakaran di Kemayoran ini untuk menyampaikan, mewakili pemerintah, menyampaikan duka dan keprihatinan atas musibah yang dialami warga Kemayoran ini,” jelasnya di lokasi pengungsian.

Bantuan Tunai dan Sembako untuk 354 KK

Pemerintah tidak hanya datang dengan ucapan simpati. Juri menyebutkan bahwa Presiden Prabowo telah menitipkan bantuan material bagi para korban. Setiap kepala keluarga yang terdampak akan menerima uang tunai sebesar Rp 5 juta, ditambah paket sembako untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Insyaallah saya akan menyampaikan amanah dari Pak Presiden, menyampaikan bantuan Presiden dalam bentuk bingkisan kepada para korban atau yang mengalami kebakaran,” ungkapnya.

Solusi Jangka Panjang untuk Hunian Layak

Selain bantuan darurat, pemerintah juga mulai memikirkan langkah ke depan. Menurut Juri, peristiwa ini membuka mata akan pentingnya hunian yang aman bagi warga. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin warga terus-menerus hidup dalam ketidakpastian di kawasan rawan bencana. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen memastikan warga dapat menempati tempat tinggal yang layak dan tidak rentan terhadap musibah serupa di masa mendatang. Langkah ini menjadi prioritas setelah kebutuhan darurat terpenuhi. Di tengah suasana duka yang masih menyelimuti, kehadiran pejabat negara dan janji solusi jangka panjang setidaknya memberikan secercah harapan bagi para penyintas yang kini kehilangan segalanya dalam sekejap.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar