PARADAPOS.COM - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) akan menggelar ajang lari di atas jalur layang Koridor 13 bertajuk “Jakarta Sky Fun Run (JSFR) 2026” pada 12 Juli 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Running Into Tomorrow” ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta. Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset PT Transportasi Jakarta, Fadly Hasan, mengumumkan bahwa kuota peserta dibatasi hingga 5.000 orang, dan tiket dapat diperoleh melalui aplikasi TransJakarta.
Mengajak Masyarakat Melihat Jakarta dari Perspektif Berbeda
“Melalui Jakarta Sky Fun Run 2026, kami mengajak masyarakat menikmati Jakarta dari sudut pandang yang berbeda,” ujar Fadly Hasan dalam keterangannya, Sabtu, 6 Juni 2026. Ia menjelaskan bahwa peserta diajak menyaksikan wajah ibu kota dari ketinggian jalur layang, sambil merayakan transformasi transportasi publik yang kini telah menjadi denyut nadi kehidupan kota.
Misi Keberlanjutan Lewat Bank Sampah
Ajang ini tidak sekadar soal olahraga. TransJakarta juga menyematkan misi keberlanjutan melalui program inisiatif yang menghubungkan partisipasi peserta dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Fadly menambahkan, masyarakat diajak untuk memilah sampah sejak dari rumah melalui program Bank Sampah dari Rumah. Dari situ, warga bisa memperoleh voucher diskon tiket Jakarta Sky Fun Run 2026 sebagai imbalan atas pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Komitmen Menuju Ruang Publik yang Aktif dan Inklusif
Menurut Fadly, Jakarta Sky Fun Run 2026 merupakan wujud komitmen TransJakarta dalam menghadirkan ruang publik yang aktif, sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa setiap keputusan untuk menggunakan transportasi publik, memanfaatkan ruang kota secara positif, dan menjaga lingkungan merupakan bagian dari langkah kolektif menuju Jakarta yang lebih baik menjelang usia lima abadnya.
"Setiap keputusan untuk menggunakan transportasi publik, memanfaatkan ruang kota secara positif, dan menjaga lingkungan merupakan bagian dari langkah kolektif menuju Jakarta yang lebih baik menjelang usia lima abadnya," tutur Fadly.
Editor: Joko Susilo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Sahroni Tolak Keras Usulan Menteri HAM soal Sipil Isi Jabatan Utama Polri
Menkeu Purbaya Bantah Ekonomi RI Tidak Sesuai Realita, Pajak Tembus Rp834,4 Triliun
Kuwait dan Bahrain Tingkatkan Kewaspadaan, Sistem Pertahanan Udara Intersepsi Rudal di Tengah Ketegangan Regional
Anggota DPR: Pemikiran Soekarno Masih Relevan Hadapi Gejolak Geopolitik dan Krisis Etika Bangsa