Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Bener Meriah, Terasa Hingga Takengon

- Minggu, 07 Juni 2026 | 06:50 WIB
Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Bener Meriah, Terasa Hingga Takengon
PARADAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi tektonik di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Minggu, 7 Juni 2026. Guncangan berkekuatan magnitudo 4,2 ini berpusat di darat, tepatnya 12 kilometer di barat Kabupaten Bener Meriah, dan dirasakan hingga ke Takengon. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan bangunan yang signifikan.

Lokasi dan Kekuatan Gempa

Berdasarkan data resmi yang dirilis BMKG, episentrum gempa berada di koordinat daratan. Kedalaman gempa, meski tidak disebutkan secara eksplisit dalam rilis awal, tergolong dangkal sehingga guncangannya terasa cukup jelas di permukaan. Getaran tercatat menyebar ke dua wilayah utama, yaitu Bener Meriah sendiri dan Kota Takengon.

Skala Guncangan yang Terasa

Di lapangan, warga melaporkan sensasi getaran yang cukup intens. BMKG mengonfirmasi bahwa skala guncangan mencapai III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity). Artinya, getaran terasa nyata di dalam rumah—seperti ada truk besar yang melintas—dan cukup kuat untuk membuat jendela serta pintu berderik, bahkan dinding ikut berbunyi. Banyak orang pun merasakan kejadian ini secara bersamaan. "Pusat gempa berada di darat, 12 kilometer barat Kabupaten Bener Meriah," jelas BMKG dalam keterangan resmi yang dikutip dari laman mereka.

Dampak dan Imbauan

Meski getaran terbilang kuat untuk ukuran magnitudo 4,2, situasi di lokasi terpantau kondusif. Tim reaksi cepat di daerah belum menemukan adanya bangunan yang retak atau roboh. Begitu pula dengan korban jiwa maupun luka-luka, hingga saat ini masih nihil. Meski demikian, kewaspadaan tetap menjadi prioritas. Pihak BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak lengah, mengingat potensi gempa susulan yang mungkin saja terjadi. "Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi," pesan BMKG dalam rilis yang sama.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar